BANJAR, RADARTASIK.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar di tahun 2026 mendapatkan tujuh paket pelatihan keterampilan untuk masyarakat yang bersumber dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara)
Wali Kota Banjar H Sudarsono mengatakan, pelatihan yang diselenggarakan di Balai Latihan Kerja (BLK) terdapat dua sumber dana pelatihan, yakni dari APBN dan APBD.
“Untuk pelatihan yang bersumber dari APBN sebenarnya pada tahun 2025 tidak mendapat anggaran. Tapi alhamdulillah untuk tahun 2026 dapat anggaran pelatihan sebanyak 7 paket,” ucapnya, Senin (19/1/2026).
Baca Juga:Estafet di Kota Santri, PMII Kota Tasikmalaya Selalu Tahu Diri!Yanto Oce Datang, Tasikmalaya Menghangat Lagi!
Dengan demikian, ada peningkatan untuk pelatihan di tahun 2026 dari yang tadinya tidak ada menjadi ada sebanyak 7 paket. Meski masih sangat jauh dari ajuan Pemerintah Kota Banjar sebanyak 35 paket, namun tetap bisa mendapat paket.
Saat ini pihaknya menunggu SK (surat keputusan) dari Kementerian Tenaga Kerja, terkait bantuan pelatihan yang diperuntukkan bagi masyarakat. “Mungkin sama kondisi keuangan di pusat juga saat ini sedang fluktuatif. Sehingga hanya dapat 7 paket pelatihan,”ujarnya.
Sedangkan pelatihan dari APBD berupa anggaran DBHCHT pada tahun 2025 sebanyak 27 paket. Namun di tahun 2026 hanya 9 paket.
Hal ini disebabkan penurunan DAU yang diterima Kota Banjar yang berdampak pada penurunan anggaran untuk semua kegiatan di tiap OPD yang menerima anggaran DBHCHT.
Pihaknya pun akan memaksimalkan hal tersebut supaya terserap dengan harapan masyarakat bisa mendapatkan keterampilan kerja. (Anto Sugiarto)
