TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) terus melanjutkan proses open bidding (seleksi terbuka) untuk mengisi sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama (JPT Pratama) yang saat ini mengalami kekosongan.
Tiga jabatan strategis yang dibuka dalam seleksi tersebut meliputi Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Lingkungan Hidup, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya.
Berdasarkan data BKPSDM, jumlah pelamar dan hasil seleksi administrasi pada masing-masing jabatan yakni Kepala Dinas PUTR, Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup: 13 pelamar, 9 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi.
Baca Juga:Sekda Kabupaten Tasikmalaya Jadi Staf Ahli, Bupati Lakukan Rotasi dan Mutasi 24 PejabatGP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Kuatkan Kader, Gelar Konsolidasi Organisasi di Enam Zona
Kemudian, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat: 15 pelamar, 7 orang lolos seleksi administrasi. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan: 12 pelamar, 5 orang lolos seleksi administrasi.
Kepala BKPSDM Kabupaten Tasikmalaya, Drs Iing Farid Khozin menyampaikan bahwa tahapan seleksi untuk jabatan-jabatan tersebut terus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Hingga saat ini, para peserta telah mengikuti dua tahapan seleksi.
“Untuk proses open bidding ini, para pelamar sudah melaksanakan dua kali tes. Nilai dari seleksi tahap pertama dan kedua sudah keluar,” ujar Iing Farid Khozin kepada Radar, Senin (19/1/2025).
Iing menjelaskan, peserta seleksi berasal dari berbagai daerah dan instansi, baik pemerintah daerah maupun kementerian dan lembaga di tingkat nasional.
Di antaranya berasal dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Kementerian Agama, Pemerintah Kabupaten Jeneponto, Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (RRI), Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Badan Pusat Statistik, serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
“Seleksi ini memang terbuka secara nasional, sehingga pendaftarnya datang dari berbagai daerah dan instansi,” jelasnya.
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui website ASN Karier milik Badan Kepegawaian Negara (BKN). Tahapan awal dimulai dari pendaftaran online, kemudian dilanjutkan dengan seleksi administrasi.
