RADARTASIK.ID – Duel Real Madrid vs AS Monaco di Liga Champions bukan sekadar pertandingan fase liga.
Laga yang akan digelar di Santiago Bernabeu pada Rabu, 21 Januari 2026 pukul 03.00 WIB, membawa kembali memori lama yang masih membekas, terutama bagi publik Madrid.
Dua klub yang memiliki benang merah kuat lewat sosok Kylian Mbappe ini kembali bertemu dengan latar cerita yang sarat sejarah, tekanan, dan ambisi besar.
Baca Juga:Prediksi Real Madrid vs AS Monaco di Liga Champions 2026: Derbi Kylian MbappeBreaking News! Warga Perum BRP Kota Tasikmalaya Digegerkan dengan Penemuan Gumpalan Darah, Polisi Olah TKP
Meski berstatus tuan rumah, Real Madrid datang dengan performa Eropa yang belum sepenuhnya meyakinkan.
Dua kekalahan dari tiga laga terakhir Liga Champions melawan Liverpool dan Manchester City menjadi alarm serius bagi Los Blancos.
Di sisi lain, AS Monaco justru tiba di Madrid dengan kepercayaan diri tinggi setelah tak tersentuh kekalahan dalam lima laga kontinental terakhir.
Rekor Pertemuan yang Berimbang, Tapi Menyisakan Luka Lama
Jika melihat catatan pertemuan, Real Madrid dan Monaco nyaris tak pernah bertemu di kompetisi resmi.
Duel kali ini baru akan menjadi pertemuan ketiga sepanjang sejarah.
Menariknya, rekor head-to-head kedua tim benar-benar berimbang: masing-masing mengantongi satu kemenangan, tanpa satu pun hasil imbang.
Pertemuan pertama terjadi di perempat final Liga Champions musim 2003–2004.
Saat itu, kedua tim sama-sama berstatus juara grup dan lolos dari babak 16 besar dengan perjuangan berat.
Real Madrid menyingkirkan Bayern Munchen secara tipis, sementara Monaco lolos dramatis lewat aturan gol tandang.
Baca Juga:Hujan Deras? Ini 5 Tips Aman Berkendara yang Harus Kamu Tahu agar Selamat di Jalan RayaDari Diplomasi ke Operasi Militer: Perubahan Sikap Trump terhadap Nicolas Maduro
Thriller 5-5 yang Menghantui Bernabeu
Leg pertama di Santiago Bernabeu sempat memberi harapan besar bagi publik Madrid.
Meski dikejutkan gol cepat Monaco, Real Madrid bangkit lewat performa para Galacticos.
Gol-gol dari Ivan Helguera, Zinedine Zidane, Luis Figo, dan Ronaldo membawa kemenangan 4-2.
Namun, satu gol balasan dari Fernando Morientes di menit akhir ternyata menjadi titik balik cerita.
Dua pekan berselang di Stade Louis II, Real Madrid sempat unggul agregat 5-2.
Situasi itu berubah drastis ketika Monaco tampil tanpa beban.
Dua gol Ludovic Giuly dan satu gol tambahan dari Morientes membalikkan keadaan.
Monaco menang 3-1 dan lolos ke semifinal berkat aturan gol tandang—aturan yang kini sudah dihapus UEFA.
