“Komunikasi itu pondasi peradaban. Dari situ kami sepakat melakukan pengerukan sungai dan penanaman sebagai upaya pelestarian lingkungan,” tutur Hendih.
Ia menjelaskan, langkah tersebut diambil berdasarkan hasil pemantauan lapangan.
Setiap hujan besar, sejumlah rumah warga kerap tergenang air sehingga dibutuhkan tindakan nyata sebagai bentuk antisipasi bencana.
“Ini hasil monitoring kami. Kalau hujan deras, pasti ada genangan. Maka ini ikhtiar kami agar itu tidak terus terjadi,” jelasnya.
Baca Juga:Wali Kota Tasikmalaya Tak Datang, Kabag Kesra yang Tidak Patuh!Muhammadiyah Mengundang, Wali Kota Tasikmalaya Menghilang!
Hendih berharap upaya kolektif tersebut dapat menjadi langkah awal menciptakan lingkungan yang lebih aman dan berkelanjutan. (rezza rizaldi)
