Partisipasi di Liga Champions, peran sentral dalam skuat Conte, serta komitmen jangka panjang membuat pihak Hojlund langsung menempatkan Partenopei dalam posisi unggul.
Negosiasi pun bergerak cepat, sementara Milan ditinggal tanpa kesempatan membalas penawaran.
Kini, dengan performa mencolok Hojlund di Serie A, penolakan terhadap Milan terlihat sebagai keputusan tepat.
Baca Juga:Fabrizio Romano: Juventus Gelar Pertemuan Rahasia dengan Agen MatetaMedia Italia Tak Yakin Inter Bisa Bawa Pulang Ivan Perisic
Rossoneri masih mencari striker masa depan, sementara Napoli menikmati hasil investasi dan menetapkan sang pemain sebagai andalan mereka di lini serang.
Pada akhirnya, meski AC Milan sudah dekat membawa Hojlund ke San Siro, namun ketiadaan Liga Champions dan tawaran tanpa jaminan permanen membuat penyerang muda itu memilih Napoli, sebuah langkah yang kini tampak semakin logis bagi semua pihak.
