TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali membawa isu lama yang tak kunjung tuntas: kualitas sumber daya manusia.
Di tengah kunjungan dinas ke Jakarta, Pemkot mencoba membuka pintu kolaborasi dengan pemerintah pusat, khususnya di sektor pendidikan tinggi.
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi bersama jajaran menyambangi Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI Brian Yuliarto, Kamis (15/1/2026).
Baca Juga:Pemkot Tasikmalaya Jajaki Hibah Bus dan Aset DKI, Diky Candra: Tinggal Surat ResmiBulan Rajab, Kadisdik Rojab!
Pertemuan itu dimanfaatkan untuk menyampaikan sejumlah kebutuhan daerah, mulai dari akses pendidikan tinggi hingga peluang kerja sama riset dan inovasi.
Viman menyebut, Kota Tasikmalaya masih menghadapi tantangan dalam memperluas kesempatan warganya mengenyam pendidikan tinggi yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Karena itu, sinergi dengan kementerian dinilai penting agar daerah tak sekadar jadi penonton di tengah laju perkembangan sains dan teknologi.
“Isu yang kami dorong adalah penguatan akses pendidikan tinggi, peningkatan kualitas lulusan, serta peluang kolaborasi riset dan inovasi yang bisa langsung dirasakan daerah,” ujar Viman, Jumat (17/1/2026).
Ia menegaskan, peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu fokus pembangunan Kota Tasikmalaya.
Hal tersebut sejalan dengan visi daerah dan misi pertama pemerintah kota, yakni membangun manusia yang berkualitas, religius, dan berbudaya.
Namun, visi itu diakui perlu ditopang langkah konkret, bukan sekadar jargon.
Baca Juga:Parkir Tanpa Karcis Bocorkan PAD, Mahasiswa Soroti Lemahnya Pengawasan Dishub Kota TasikmalayaAntisipasi Luapan, Saluran Tersumbat di Kota Tasikmalaya Gencar Dibongkar Biar Air Mengalir
Melalui program Tasik Pintar, Pemkot mengklaim terus berupaya mendorong peningkatan daya saing generasi muda.
Tantangannya, kata Viman, adalah memastikan lulusan tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan zaman dan pasar kerja.
Selain soal pendidikan formal, Pemkot Tasikmalaya juga menjajaki kerja sama di bidang sains dan teknologi.
Harapannya, kolaborasi tersebut bisa memperkuat kapasitas generasi muda dan mendorong inovasi yang sesuai dengan karakter serta potensi lokal.
“Komitmen kami jelas, membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan pemerintah pusat agar pembangunan SDM di Kota Tasikmalaya berjalan berkelanjutan dan selaras dengan kebijakan nasional. Respons dari Pak Menteri cukup positif,” tegasnya. (firgiawan/rls)
