Ia menilai karakter kader Fatayat NU yang mayoritas berusia 20–45 tahun justru menjadi kekuatan.
Meski bergelut dengan peran sebagai ibu, pekerja, dan anggota masyarakat, ruang-ruang pengabdian tetap terbuka.
“Fatayat NU adalah ruang belajar dan bertumbuh bersama. Dengan latar belakang yang beragam, perempuan bisa saling menguatkan,” pungkasnya.
Baca Juga:Pemkot Tasikmalaya Jajaki Hibah Bus dan Aset DKI, Diky Candra: Tinggal Surat ResmiBulan Rajab, Kadisdik Rojab!
Dalam pelantikan ini turut hadir Anggota DPR RI, Oleh Soleh, Wakil Ketua DPRD, H Wahid dan lain sebagainya. (ayu sabrina barokah)
