3. Memeriksa dan Menyetel Ketegangan Rantai
Ketegangan rantai yang sesuai dengan standar pabrikan sangat penting.
Jika rantai terlalu kencang, maka gear dan komponen lainnya bisa tertekan.
Sementara jika terlalu kendur, rantai berisiko terlepas, yang tentu saja dapat membahayakan pengendara.
Baca Juga:Media Italia: Camarda Akan Kembali ke AC Milan, Galatasaray Tawar Fofana Rp510 MiliarDaftar Klub dengan Pendapatan Tertinggi: PSG Urutan Pertama, Inter Nomor Dua, AC Milan di Posisi 19
Setelan ketegangan rantai juga harus disesuaikan dengan tipe sepeda motor, apakah itu tipe cub atau sport, sesuai dengan anjuran yang tercantum dalam buku pedoman pemilik.
4. Mengganti Gear dan Rantai Secara Bersamaan
Keausan pada gear depan, gear belakang, dan rantai roda biasanya terjadi secara bersamaan.
Mengganti salah satu komponen saja dapat mempercepat kerusakan pada komponen lainnya.
Oleh karena itu, disarankan untuk mengganti satu set gear dan rantai secara bersamaan agar performa tetap optimal dan lebih ekonomis dalam jangka panjang.
Tanda-Tanda Gear dan Rantai Perlu Diperiksa
Beberapa gejala yang menandakan bahwa gear dan rantai perlu segera diperiksa antara lain suara berisik yang keluar saat berkendara, rantai yang cepat kendur, atau bentuk gear yang sudah mulai runcing.
Jika gejala-gejala ini ditemukan, segera lakukan pemeriksaan di AHASS (Astra Honda Authorized Service Station), yang memiliki teknisi tersertifikasi untuk memastikan kondisi gear set dan rantai tetap sesuai dengan standar pabrikan.
Dengan merawat gear dan rantai sepeda motor secara rutin, pengendara tidak hanya menjaga performa mesin tetap optimal, tetapi juga meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berkendara.
Baca Juga:Fabrizio Romano: Juventus Gelar Pertemuan Rahasia dengan Agen MatetaMedia Italia Tak Yakin Inter Bisa Bawa Pulang Ivan Perisic
Perawatan yang tepat tidak hanya memperpanjang usia komponen, tetapi juga memastikan pengendara dapat menikmati pengalaman berkendara yang lebih aman dan nyaman, tanpa khawatir akan kerusakan mendadak yang dapat membahayakan.
Perawatan sederhana yang dilakukan secara berkala dapat membantu menghindari kerusakan yang lebih besar di kemudian hari, sehingga motor tetap siap untuk menemani aktivitas harian dengan kinerja maksimal. (*)
