RADARTASIK.ID – Inter Milan bergerak cepat mengamankan masa depan dua aset mudanya, Francesco Pio Esposito dan Yann Bisseck, sementara rival sekota AC Milan justru melepas salah satu talenta paling menjanjikan dari proyek Milan Futuro.
Francesco Pio Esposito semakin memantapkan posisinya sebagai bagian penting dari proyek jangka panjang Inter Milan.
Striker berusia 20 tahun asal Castellammare di Stabia itu tampil menonjol musim lalu dan diperkirakan akan mendapat peran lebih besar di 2026, baik untuk Nerazzurri maupun tim nasional Italia.
Baca Juga:Media Italia: Camarda Akan Kembali ke AC Milan, Galatasaray Tawar Fofana Rp510 MiliarDaftar Klub dengan Pendapatan Tertinggi: PSG Urutan Pertama, Inter Nomor Dua, AC Milan di Posisi 19
Tak heran bila klub-klub Premier League mulai memasang radar untuknya jelang bursa transfer musim panas.
Namun Inter, melalui direktur Giuseppe Marotta dan Piero Ausilio, menegaskan bahwa Esposito adalah aset yang harus dilindungi.
Negosiasi kontrak baru sudah dimulai dan dijadwalkan rampung pada musim semi. Targetnya jelas: memperpanjang kontrak hingga 2031.
Selain durasi, nilai kontraknya pun melonjak signifikan: dari gaji sekitar €1,1 juta (Rp18,7 miliar/kurs €1 = Rp17.000) per tahun plus bonus, Esposito berpeluang menerima hingga €2,5 juta (sekitar Rp42,5 miliar) per musim, bergantung performa dan kontribusi gol.
Meski koleksi golnya belum meledak, setiap torehan terasa krusial.
Di usia 20 tahun, ia telah menunjukkan karakter kuat di klub sebesar Inter dan mampu tampil matang di ajang internasional.
Inter bukan hanya fokus pada Esposito. Menurut laporan Tuttosport, Piero Ausilio baru saja bertemu agen Yann Bisseck untuk membahas perubahan struktur kontraknya.
Meski bek Jerman berusia 23 tahun itu baru memperpanjang kontrak, performanya yang terus menanjak membuat manajemen menilai gaji sebelumnya tak lagi mencerminkan kontribusinya.
Baca Juga:Fabrizio Romano: Juventus Gelar Pertemuan Rahasia dengan Agen MatetaMedia Italia Tak Yakin Inter Bisa Bawa Pulang Ivan Perisic
Saat ini Bisseck menerima gaji sekitar €1,5 juta bersih (Rp25,5 miliar) per musim, melonjak dari kontrak awal €750 ribu (Rp12,75 miliar).
Inter kini mempertimbangkan penyesuaian lebih lanjut dan opsi memperpanjang masa bakti hingga 2030.
Musim ini, Bisseck bukan lagi pelapis, melainkan bagian inti rotasi Cristian Chivu.
Ia sudah tampil 16 kali di semua ajang—lebih dari 1.300 menit—punya satu gol ke gawang Genoa, dan bermain terutama di Liga Champions.
