Dilarang Ada Pedagang Baru di Kawasan Wisata Pantai Batuhiu Pangandaran

Pkl pantai batuhiu
AREA. Deretan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) berjejer di kawasan Batuhiu, Rabu (14/1/2026) Deni Nurdiansah/Radar Tasikmalaya
0 Komentar

PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Pedagang di kawasan Batuhiu kini akan dibatasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran. Hal tersebut untuk menjaga penataan di kawasan destinasi wisata supaya tidak semrawut.

Bupati Pangandaran Hj Citra Pitriyami mengatakan bahwa pihaknya mengendus ada beberapa pedagang baru di sepanjang Pantai Batuhiu. Hal tersebut dikhawatirkan akan semakin padat, sehingga perlu ditertibkan.

“Memang tidak terlalu padat seperti Pantai Pangandaran dan menertibkan (Pedagang) itu tidaklah mudah, kalau Pantai Batuhiu nanti makin panjang, itu nanti repot menertibkannya,” ungkapnya kepada Radar Rabu (14/1/2026).

Baca Juga:20 Adegan Kasus Tusuk Dada di Eks Depo Ikan Cieunteung Kota Tasikmalaya Diperagakan pada RekonstruksiRektor Baru yang Membumi!

Jika pedagang di Batuhiu semakin menumpuk, kemudian nantinya harus ada relokasi dalam upaya penataannya. Dari pada menunggu itu terjadi, pihaknya lebih memilih mengambil langkah pencegahan. “Dan sekarang ada pedagang baru, itu yang akan kita inventarisir,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pedagang yang eksisting (sudah ada) di Pantai Batuhiu tidak akan dibongkar atau dipindahkan, namun ia tidak berharap ada tambahan lagi.

“Kalau nanti mau membangun batuhiu, pasti ada relokasi, namun kalau jumlahnya terlalu banyak, bisa repot, nanti nentuin tempatnya gimana,” katanya.

Citra mengatakan, setidaknya ada tiga titik tempat berjualan di Pantai Batuhiu, selain di dekat pantai dan juga di lokasi batukarang, di kawasan timur juga ada beberapa yang berdagang di sana.

Kasatpol PP Kabupaten Pangandaran Bangi mengatakan, kurang lebih ada sekitar 22 pedagang yang berjualan di Batuhiu. “Kita masih inventarisir lagi, kalau sementara jumlahnya segitu lah,” ujarnya.

Kata dia, sesuai hasil koordinasi lintas sektor dan juga Bupati Pangandaran, tidak akan ada pembongkaran lapak pedagang di sana.(Deni Nurdiansyah)

0 Komentar