Longo: Adrien Rabiot Ajarkan Pemain Muda AC Milan Menderita untuk Menang

Adrien Rabiot
Adrien Rabiot menjadi aktor utama kemenangan AC milan di kandang Como Foto: Tangkapan layar Instagram@acmilan
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Jurnalis Italia, Adriano Longo, menilai Adrien Rabiot bukan hanya membawa kualitas di lapangan, tetapi juga mentalitas kemenangan yang kini meresap ke ruang ganti AC Milan.

Dalam kolomnya di Calciomercato, Longo mengulas kemenangan meyakinkan 3-1 Rossoneri di markas Como, kemenangan yang menurutnya banyak bertumpu pada sang gelandang Prancis.

Longo menyebut Milan ‘beruntung’ sekaligus tepat menginvestasikan dana €10 juta (sekitar Rp170 miliar) untuk mendatangkan Rabiot di awal musim.

Baca Juga:Jurnalis Italia: Formasi Klasik Allegri Patahkan Taktik Perlebar Lapangan FabregasMedia Spanyol Sebut Barcelona yang Membuat Real Madrid Runtuh, Pique Ejek Los Blancos di Medsos

Menurutnya, nilai tersebut telah memberikan lonjakan kualitas yang nyata bagi Rossoneri.

“Rabiot adalah transfer yang mengubah wajah Milan,” tulisnya, sambil mengingatkan bahwa Massimiliano Allegri sudah sejak lama memandang eks pemain Juventus itu sebagai kunci transformasi tim.

Kini, Milan kembali menempel Inter di papan atas berkat kontribusi pemain berusia 29 tahun tersebut.

Rabiot diketahui tampil sebagai penyelamat ketika Milan bangkit di Turin setelah tertinggal dua gol melawan Torino, dan kembali menjadi protagonis di Como.

Setelah gol pembuka Kempf, gelandang asal Prancis itu membalas dengan dua gol spektakuler yang memastikan tiga poin, sekaligus menjaga Milan tetap kukuh di posisi kedua klasemen.

Longo menilai dampak Rabiot bukan hanya dalam angka statistik.

Setelah pulih dari cedera beberapa pekan lalu, sang gelandang menyapa pendukung dengan kalimat bercanda: Il Duca è tornato — Sang Adipati telah kembali.

Dan benar saja, melawan Como, perannya sebagai gelandang serang di belakang dua striker membuatnya lebih sering hadir di area berbahaya lawan.

Baca Juga:Jurnalis Italia: AC Milan Incar Leon Goretzka karena Modric Belum Mau Perpanjang KontrakHabiskan Rp850 Miliar untuk Dua Penyerang Baru, AS Roma Siap Lepas Paulo Dybala

Lebih jauh, Rabiot disebut telah “mengajari Milan muda untuk menderita demi hasil” saat melawan Como yang tampil mendominasi di lapangan.

Longo menyebut kerja keras sang gelandang bersama Luka Modric dan Mike Maignan dalam mengubah mentalitas skuad: dari tim penuh potensi menjadi tim yang siap berkeringat, menahan tekanan, dan menang dengan cara apa pun yang diperlukan.

Rabiot yang memasuki fase kedua perannya di bawah Allegri tak hanya menanamkan mental bertarung bagi pemain Milan.

Longo memperkirakan ia akan berkembang menjadi gelandang “pengembara,” yang bebas menusuk area lawan dan berpotensi mencetak dua digit gol dalam semusim.

0 Komentar