Fabregas Bingung Como Dikalahkan AC Milan: “Saya Tak Bisa Menjelaskannya”

Cesc Fabregas
Cesc Fabregas Foto: Tangkapan layar Instagram@comofootball
0 Komentar

RADARTASIK.ID – AC Milan meraih kemenangan penting saat melawat ke kandang Como pada laga tunda pekan ke-16 Serie A.

Bertanding di Senigallia, Rossoneri menang 3-1 melalui penalti Christopher Nkunku dan dua gol Adrien Rabiot, setelah sempat tertinggal lebih dulu lewat sundulan di atas Kempf.

Hasil tersebut membuat Milan kian mantap di papan atas, tetapi meninggalkan tanda tanya besar di kubu tuan rumah.

Baca Juga:Diprotes Rafael Leao, Ini Alasan Allegri Tunjuk Nkunku Jadi Algojo Penalti AC MilanJurnalis Italia: Formasi Klasik Allegri Patahkan Taktik Perlebar Lapangan Fabregas

Pelatih Como, Cesc Fabregas, terlihat kecewa seusai pertandingan dan mengaku kebingungan menjelaskan kekalahan tersebut.Dalam wawancara pasca laga, Fabregas berusaha tetap tenang. Namun ia tak bisa menyembunyikan kekecewaannya.

“Saya suka berbicara dengan kepala dingin setelah pertandingan, tapi hari ini sulit,” ujarnya.

“Bagaimana saya menjelaskan kepada para pemain bahwa kami kalah di laga seperti ini? Saya harus menyarankan semalaman, dan besok pagi berbicara dengan mereka,” lanjutnya.

Menurut sang pelatih, Como bermain sangat baik, bahkan melakukan banyak hal positif di lapangan. Namun semua itu tidak tercermin pada hasil akhir.

“Kami bermain bagus, mencoba banyak solusi, dan mengontrol pertandingan. Tapi akhirnya kalah 3-1. Itu berarti masih ada banyak hal yang harus diperbaiki,” ungkapnya.

Fabregas menegaskan bahwa pernyataannya bukan keluhan, namun sekadar kenyataan pahit yang harus diterima sebagai proses belajar.

“Sering kali saya salah paham ketika bicara soal ini. Hari ini benar-benar sulit dijelaskan. Secara normal, ini adalah pertandingan yang seharusnya kami menangkan. Kami mendominasi,” tegasnya.

Baca Juga:Media Spanyol Sebut Barcelona yang Membuat Real Madrid Runtuh, Pique Ejek Los Blancos di MedsosJurnalis Italia: AC Milan Incar Leon Goretzka karena Modric Belum Mau Perpanjang Kontrak

Fabregas menyoroti data statistik dimana Como mencatat 700 umpan sukses, sementara Milan hanya 200.

Lalu ia mencoba menjelaskan mengapa mereka kalah?

“Maignan melakukan banyak penyelamatan luar biasa, lalu Rabiot memutuskan pertandingan. Mereka memiliki pemain-pemain luar biasa. Terkadang kualitas individu mengubah segalanya,” ucapnya.Meski terpukul, Fabregas tetap memberi kredit besar pada skuadnya: “Anak-anak saya bermain sangat baik. Saya bangga pada mereka.”

Di kubu Milan, Massimiliano Allegri memuji mentalitas tim yang mampu bertahan di bawah tekanan Como.

“Kami memulai dengan bermain empat gelandang dalam fase penguasaan bola dan memiliki jalur umpan yang bagus,” katanya.

0 Komentar