Dengan harga tersebut, pengguna mendapatkan baterai berkapasitas 26,7 kWh dengan jarak tempuh sekitar 300 km, layar Integrated Floating Widescreen 10,25 inci, serta interior dengan lapisan kulit sintetis.
Memilih antara Standard Range dan Long Range sebenarnya sangat bergantung pada pola penggunaan harian.
Jika mobil hanya digunakan di dalam kota dengan jarak tempuh di bawah 20 km per hari, Standard Range sudah lebih dari cukup dan jauh lebih hemat dari sisi harga.
Baca Juga:BYD Siap Bawa Denza B5 ke Indonesia, Mobil Listrik Off-Road Penantang Prado dan EverestJin Ki Joo Dalam Diskusi untuk Membintangi Drama Korea Romantis Sleeping Doctor
Sebaliknya, Long Range lebih cocok bagi pengguna yang sering melewati jalan tol dalam kota, menginginkan fitur hiburan modern, serta kenyamanan interior yang lebih baik.
Alasan Harga Mobil Wuling Air EV Bekas Turun Drastis
Banyak calon pembeli bertanya mengapa mobil listrik semuda ini mengalami penurunan harga cukup tajam.
Ada tiga faktor utama yang memengaruhi turunnya harga. Pertama, hadirnya model mobil listrik baru dengan teknologi baterai yang lebih murah.
Kedua, kebijakan lembaga pembiayaan yang masih selektif terhadap mobil listrik bekas.
Ketiga, faktor psikologis pasar terkait keterbatasan infrastruktur charging luar kota, meski untuk penggunaan dalam kota Wuling Air EV terbukti sangat efisien.
