Ribuan Kios Mati Suri, Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya Terjebak Masalah Lama

ribuan kios kosong di Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya
Kios-kios di Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya tampak tutup dengan menempel tanda stiker dijual, Rabu (14/1/2026). Ayu Sabrina / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

Menurutnya, kios kosong paling banyak ditemukan di sektor pakaian —jenis dagangan yang paling cepat tumbang ketika daya beli melemah.

“Mayoritas di kios pakaian. Banyak yang akhirnya dikontrakkan atau ditinggal karena sepi,” tutur Ahmad.

Ia menyebut lesunya ekonomi dan minimnya pembeli membuat pedagang memilih angkat tangan.

Baca Juga:Pergantian Dandim 0612/Tasikmalaya, Tantangan Stabilitas Wilayah MenantiPolisi Telusuri Asal Limbah Diduga Pasca Melahirkan yang Ditemukan di Perum BRP Kota Tasikmalaya

Akibatnya, kios dibiarkan kosong tanpa laporan resmi, lalu berubah menjadi masalah struktural yang menahun.

Untuk itu, Hippatas berencana ikut turun tangan dengan melakukan sosialisasi.

Pedagang yang tidak lagi menggunakan kios diminta segera melapor agar bisa ditata ulang atau dimanfaatkan kembali.

“Kami akan dorong pedagang melapor ke UPTD atau pemerintah kota supaya kios bisa dimanfaatkan lagi,” tambahnya.

Ahmad menegaskan, pemerintah kota tidak pernah menjual kios pasar.

Karena itu, verifikasi menyeluruh dinilai penting untuk memetakan kondisi riil Pasar Cikurubuk —mana yang aktif, nonaktif, dan mana yang sekadar buka-tutup tanpa kepastian.

Ke depan, UPTD Pasar Resik 1 menargetkan klasifikasi lengkap seluruh kios dan los.

Langkah ini diharapkan menjadi pintu masuk penataan ulang Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya, agar pasar tak lagi sekadar ramai di papan nama, tapi juga hidup di lapangan. (ayu sabrina barokah)

0 Komentar