TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Tongkat komando Komando Distrik Militer (Kodim) 0612/Tasikmalaya resmi berpindah.
Namun lebih dari sekadar pergantian jabatan, rotasi ini menjadi penanda babak baru hubungan TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat Kota serta Kabupaten Tasikmalaya.
Letkol Arm Yan Octa Rombenanta, S.Sos menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han dalam serah terima jabatan yang digelar di Markas Kodim 0612/Tasikmalaya, Jalan Otista, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Rabu (14/1/2026).
Baca Juga:Polisi Telusuri Asal Limbah Diduga Pasca Melahirkan yang Ditemukan di Perum BRP Kota TasikmalayaKarcis Parkir Masih Harus Diminta, Dishub Kota Tasikmalaya Pilih Membina Jukir daripada Menindak
Pergantian pucuk pimpinan ini dipimpin langsung Komandan Korem 062/Tn Kolonel Inf Dadi Sutandi.
Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa rotasi jabatan bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan bagian dari upaya menjaga ritme kerja satuan teritorial agar tetap adaptif terhadap dinamika daerah.
Danrem mengapresiasi kinerja Letkol Arm Yan Octa Rombenanta selama bertugas di Tasikmalaya.
“Terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama menjabat sebagai Dandim 0612/Tasikmalaya,” ucap Danrem.
Di saat yang sama, ia menitipkan ekspektasi kepada Dandim baru agar mampu membaca persoalan wilayah, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta menjaga stabilitas keamanan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan warga.
Bagi Kota Tasikmalaya, pergantian Dandim bukan peristiwa netral.
Kodim 0612 memegang peran strategis dalam mengawal keamanan, mendukung program pemerintah daerah, hingga menjadi penyangga stabilitas sosial di tengah dinamika masyarakat perkotaan dan perbatasan kabupaten.
Kini, publik menanti bagaimana Letkol Czi M. Imvan Ibrahim mengelola warisan kerja pendahulunya.
Baca Juga:Delapan Pendaftar Ramaikan Pemilihan Rektor Unsil Tasikmalaya, Satu Kandidat dari UnpadTarget Ohan Hafiz Kota Tasikmalaya Terganjal Syarat yang Tidak Bisa Ditawar!
Apakah sinergi TNI, pemda, dan masyarakat akan semakin solid, atau justru kembali diuji oleh tantangan klasik wilayah —dari keamanan, sosial, hingga pembangunan.
Yang jelas, tongkat komando telah berpindah. Beban tanggung jawab pun ikut menyertainya.
Di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, hasil kerja nyata akan menjadi ukuran, bukan sekadar upacara pergantian jabatan. (rls/rezza rizaldi)
