Media Spanyol Sebut Barcelona yang Membuat Real Madrid Runtuh, Pique Ejek Los Blancos di Medsos

Gerard Piqué
Gerard Piqué Foto: Tangkapan layar Instagram@3gerardpique
0 Komentar

Arbeloa memimpin tim yang seharusnya jauh lebih kuat di atas kertas, tetapi Real Madrid justru kalah 3-2 pada menit ke-94 akibat gol Jefté.

Meski Mastantuono dan Gonzalo sempat memberi perlawanan, intensitas lawan dari kasta kedua membuat Madrid kewalahan.

Hasil itu memastikan eliminasi dan mempertebal aroma krisis.

Kini Bernabéu menunggu reaksi. Duel kandang kontra Levante akhir pekan ini akan menjadi ujian mental tim.

Baca Juga:Jurnalis Italia: AC Milan Incar Leon Goretzka karena Modric Belum Mau Perpanjang KontrakHabiskan Rp850 Miliar untuk Dua Penyerang Baru, AS Roma Siap Lepas Paulo Dybala

Arbeloa nyaris tak disalahkan atas kekacauan yang ia warisi, namun ruang toleransi sudah sangat tipis.

Madrid tak lagi boleh menambah malam buruk seperti di Jeddah, di Albacete, atau di Metropolitano.

Jika tak ada respons segera, musim ini terancam berubah menjadi kehancuran total.

Pers Spanyol pun tak menahan diri. Marca menuliskan satu kata: “Memalukan.” Diario AS menyebut “Pemulihan akan lambat.”

Sementara Cadena SER memastikan klub sudah menjajaki kandidat pelatih baru untuk musim panas mendatang.

Di sisi lain, legenda Barcelona, Gerard Piqué, ikut menyiram bensin ke api.

Lewat siaran Twitch King’s League, ia mengejek situasi Real Madrid dengan komentar pedas: “Debut yang bagus untuk Madrid yang baru.”

Baca Juga:Media Italia: Pio Esposito Senjata Rahasia Inter yang Tak Dimiliki Conte di NapoliIntip Detail Gaji Robinio Vaz di AS Roma: Bonus Performa Capai Rp8,5 Miliar

Dari final kalah, pelatih hengkang, hingga eliminasi mengejutkan—semuanya terasa serba cepat.

Dan Barcelona? Di mata media Spanyol, justru merekalah yang memulai badai yang kini menggulung Real Madrid.

0 Komentar