“Pio Esposito mencetak gol hari ini, tapi pekerjaan yang ia lakukan jauh lebih penting selama 19 pertandingan. Dia bekerja keras untuk tim, sesuai karakteristiknya,” ujar sang pelatih.
“Kami tahu dia dinilai berdasarkan gol dan assist, tapi kami sangat gembira dengan apa yang ia berikan,” lanjutnya.
Calciomercato menilai Pio Esposito sebagai tipe penyerang yang justru sedang dicari Antonio Conte di Napoli.
Baca Juga:Bawa Inter Juara Paruh Musim, Media Italia Sanjung Penampilan Pio EspositoSiapkan Trio Andalan di Lini Tengah, Allegri Minta AC Milan Bermain Lebih Agresif di Kandang Como
Conte dikenal membutuhkan target-man murni yang bisa menjadi pemantul bola, membuka ruang, dan menciptakan peluang bagi gelandang serang dan winger.
Namun, ironisnya, saat Napoli gencar mencari sosok seperti itu—bahkan sampai menolak Lorenzo Lucca karena tak sesuai kebutuhan—sang pesaing Inter sudah punya jawabannya di dalam skuad.
Laporan tersebut juga menyebut bahwa Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis sudah sempat mencoba merekrut Esposito pada musim panas lalu dengan investasi sekitar €30 juta, tetapi Inter berhasil mempertahankan pemain mudanya.
Pasquale Guarro menegaskan bahwa Inter dan Chivu terus memanjakan Esposito, memberi menit, memberi kepercayaan, dan membangun mentalitasnya perlahan.
Para pemain senior seperti Lautaro Martínez pun bergerak mendekat, memastikan striker muda itu merasa menjadi bagian penting proyek besar di Inter.
Hasilnya terlihat nyata: Inter kini unggul enam poin dari Napoli dan momentum kebangkitan banyak dipicu oleh kontribusi pemain yang awalnya tak dijagokan.
Esposito mungkin belum dirayakan sebagai bintang utama. Namun bagi Calciomercato, ia sudah menjadi aset yang menentukan, senjata rahasia yang membuat Inter selangkah lebih siap dibanding rival-rivalnya.
Baca Juga:Legenda Inter Bingung dengan Jadwal Padat AC Milan, Fans di Media Sosial: Serie A Jadi Liga MarottaNiclas Fullkrug Cedera, AC Milan Kebut Datangkan Striker Partizan Belgrade
Sebuah senjata yang, setidaknya menurut media Italia, tidak dimiliki Antonio Conte, pelatih yang tak pernah kalah saat menghadapi Inter Milan.
