Kios Ada, Pembeli Belum Datang: Pasar Purbaratu Kota Tasikmalaya Menunggu Keseriusan Pemkot

Pasar Purbaratu Kota Tasikmalaya sepi pembeli
Anggota Komis II DPRD Kota Tasikmalaya, Enan Suherlan saat diwawancara wartawan, Selasa (13/1/2026). Ayu Sabrina / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

Tanpa data, pasar tematik berisiko hanya ramai di proposal, sepi di lapak.

Kunci utama, lanjut Enan, adalah pendekatan berbasis data.

Pemerintah daerah diminta memetakan kebutuhan warga, potensi ekonomi wilayah, serta pola konsumsi sebelum memutuskan arah kebijakan.

“Kalau mau ditematikkan silakan. Tapi harus by data,” katanya.

Baca Juga:Parkir Tanpa Karcis Bocorkan PAD, Mahasiswa Soroti Lemahnya Pengawasan Dishub Kota TasikmalayaAntisipasi Luapan, Saluran Tersumbat di Kota Tasikmalaya Gencar Dibongkar Biar Air Mengalir

Ia pun mengaitkan persoalan Pasar Purbaratu dengan janji politik Wali Kota Tasikmalaya, termasuk program Tasik Pelak yang digadang-gadang mendorong ekonomi kewilayahan.

Menurutnya, pasar ini seharusnya bisa menjadi penggerak ekonomi lokal —asal dikelola dengan kajian, bukan asumsi.

“Yang penting itu investigasinya,” pungkas Enan.

Tanpa langkah konkret dan berbasis data, Pasar Purbaratu berpotensi terus berada di fase yang sama: bangunan ada, kios tersedia, tapi denyut ekonomi belum terasa. Pasar berdiri, aktivitas menepi. (ayu sabrina barokah)

0 Komentar