TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Proses penjaringan calon Rektor Universitas Siliwangi (Unsil) periode 2026–2030 mulai mengerucut.
Panitia mencatat delapan bakal calon rektor telah resmi mendaftar hingga penutupan pendaftaran pada 8 Januari 2026.
Sekretaris Panitia Pemilihan Rektor Unsil, Ari Farizal Rasyid, mengungkapkan mayoritas pendaftar berasal dari internal kampus.
Baca Juga:Target Ohan Hafiz Kota Tasikmalaya Terganjal Syarat yang Tidak Bisa Ditawar!Pembinaan Koperasi Mandek, Ketua Dekopinda Kota Tasikmalaya Bongkar Penyakit Lama
“Total ada delapan pendaftar. Tujuh dari internal Unsil dan satu dari eksternal, yakni dari Universitas Padjadjaran (Unpad),” ujar Ari saat dikonfirmasi, Rabu (14/1/2026).
Tujuh bakal calon dari internal Unsil yakni Prof. Dr. Eng. Ir. Aripin, IPU., ASEAN Eng.; Dr. Nana, M.Pd.; Dr. Acep Zoni Saeful Mubarok, M.Ag.; Dr. Ai Sri Kosnayani, S.Pd., M.Si.; Dr. Asep Suryana Abdurrahmat, S.Pd., M.Kes.; Dr. Ade Rustiana, Drs., M.Si.; serta Dr. Iman Hilman, M.Pd.
Sementara satu-satunya kandidat eksternal berasal dari Unpad, yakni Prof. Dr. Nandang Alamsah Deliarnoor, S.H., S.A.P., M.Hum.
Para kandidat tersebut saat ini memiliki jabatan beragam. Seperti Asep Suryana adalah Warek Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unsil.
Lalu Prof Aripin adalah Dekan Teknik Unsil, Nana Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum Pascasarjana, Acep Zoni Ketua Satuan Pengawas Internal Unsil, Ai Kosnayani Dosen Unsil.
Kemudian Ade Rustiana Kepala Biro Akademik Kemahasiswaan Perencanaan dan Kerjasama Unsil, Iman Koordinator Program Studi Pendidikan Geografi Pasca Sarjana Unsil serta Prof Nandang Dosen Unpad.
Ari menegaskan seluruh pendaftar sudah mengambil sekaligus mengembalikan formulir, sehingga saat ini panitia masuk ke tahap verifikasi berkas dan persyaratan administrasi.
Baca Juga:Kepala Daerah Jangan Tertipu Laporan Manis, Karcis Parkir di Kota Tasikmalaya Muncul Jika DimintaTarget Ohan Hafiz Kota Tasikmalaya Belum Terpenuhi, Syarat Wajib Hafal 5 Juz Jadi Kendala
“Sekarang masih tahap verifikasi persyaratan administrasi sampai tanggal 23 Januari 2026,” katanya.
Tahapan berikutnya, lanjut Ari, adalah penetapan bakal calon rektor pada rentang waktu 27 – 30 Januari 2026. Ia memastikan sejauh ini proses berjalan relatif mulus.
“Alhamdulillah lancar. Tidak ada kendala berarti, paling hanya teknis koordinasi,” terangnya.
Panitia, kata Ari, sejak awal memang membuka selebar-lebarnya peluang bagi calon dari luar Unsil.
Undangan dan informasi penjaringan disebar ke berbagai perguruan tinggi negeri di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi.
