Kepala DPM-PTSP-TK Kabupaten Tasikmalaya dr H Faisal Soeparianto MSi menjelaskan bahwa job fair dan walk interview ini secara khusus membuka lowongan kerja di sektor perhotelan dan pabrik di Turki.
“Di mana hari ini langsung ada open rekrutmen untuk semua warga kabupaten Tasikmalaya usia 18-48 tahun. Dengan pendidikan minimal SMP dan langsung dilakukan open rekruitmen oleh dua hotel dari Turki bekerjasama dengan APJATI,” terang Faisal.
Faisal menyebutkan, calon tenaga kerja yang lolos seleksi akan memperoleh berbagai fasilitas, di antaranya gaji berkisar Rp 10–13 juta per bulan, akomodasi, tempat tinggal, konsumsi, serta visa kerja resmi dari negara tujuan.
Baca Juga:Sekda Kabupaten Tasikmalaya Jadi Staf Ahli, Bupati Lakukan Rotasi dan Mutasi 24 PejabatGP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Kuatkan Kader, Gelar Konsolidasi Organisasi di Enam Zona
Melalui program ini, pemerintah daerah berharap angka pengangguran dapat ditekan dan kesejahteraan masyarakat meningkat. Selain itu, penempatan kerja yang prosedural juga menjadi langkah strategis dalam mencegah TPPO.
“Iya pesan Bupati sebanyak mungkin kita melaksanakan koordinasi dengan unsur terkait untuk menghindari TPPO. Karena negara Kamboja, Myanmar dan Thailand bukan tujuan dari migran atau tenaga kerja,” paparnya.
Faisal menambahkan, kuota tenaga kerja yang disiapkan dalam job fair kali ini mencapai 400 orang.“Mudah-mudahan kuota ini bisa diambil semua oleh Kabupaten Tasikmalaya dan di bulan keempat nanti kami akan kembali mengadakan job fair lagi untuk peluang kerja ke luar negeri,” ujarnya.
Salah satu calon tenaga kerja asal Kecamatan Tanjungjaya, Anggit Apriliandi, mengaku tertarik bekerja ke Turki karena memiliki pengalaman kerja di pabrik.“Kalau kerja di pabrik tidak apa-apa, karena basic saya juga pernah kerja di pabrik. Saya sedang membutuhkan pekerjaan, soalnya lagi menganggur, makanya saya tertarik sekali kerja di luar negeri,” tuturnya. (dik)
