Cheka Virgowansyah, Kini Mengurus Kepala Daerah dan Sekretaris Daerah se-Indonesia!

Cheka Virgowansyah
Dr Cheka Virgowansyah saat menerima mandat dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. (IST)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Siang itu, pada 7 Oktober 2024. Graha Pena Radar Tasikmalaya berbeda dari biasanya. Matahari sudah tinggi.

Jam dinding bergerak pelan. Di salah satu ruangan, diskusi mengalir panjang tanpa podium, tanpa pidato, tanpa keinginan tampil.

Di sanalah Cheka Virgowansyah duduk. Tenang. Kalem. Lebih banyak menjelaskan lewat data ketimbang kata-kata besar.

Baca Juga:Endang Juta Divonis 2 Tahun Penjara oleh Pengadilan Negeri Bandung, Lebih Ringan dari Tuntutan JaksaDari Bale Kota Tasikmalaya ke Pusat Peta Otonomi Daerah Kemendagri!

Hari ini, nama yang sama kembali muncul. Kali ini bukan sebagai penjabat Wali Kota Tasikmalaya, melainkan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri.

Jabatan strategis yang menjadi simpul hubungan pusat dan daerah—tempat semua kepentingan bertemu, bernegosiasi, bahkan bertabrakan.

Cheka akan berhadapan dengan ratusan kepala daerah (bupati/ wali kota) dan sekretaris daerah (sekda) dari seluruh Indonesia. Masing-masing datang dengan kepentingan. Dengan argumentasi yang sama-sama merasa paling benar.

Di sanalah pemekaran wilayah, kewenangan daerah, pembinaan dan evaluasi pemerintah daerah dirakit, dibongkar, lalu diuji.

Pengangkatan Cheka sebagai Dirjen Otda disebut sebagai bentuk apresiasi langsung dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Apresiasi atas kinerja dan prestasi Cheka saat memimpin dua kota: Kota Tasikmalaya dan Palembang.

Usai melantik Cheka Virgowansyah pada Rabu 14 Januari 2026 di Kantor Kemendagri, Tito menyampaikan mereka yang dipilih menduduki jabatan pimpinan tinggi madya (JPT Madya) bukan sekadar pejabat senior.

Mereka adalah orang-orang yang benar-benar memiliki kompetensi, kapasitas teknis, dan integritas. Singkatnya: orang pilihan.

Baca Juga:Lurah dan Camat di Kota Tasikmalaya "Retret" Ke Pangandaran Tanpa APBD?Hati-Hati dengan Circle!

Bagi warga Kota Tasikmalaya, Cheka adalah penjabat wali kota yang datang tanpa baliho sambutan. Tanpa slogan bombastis. Tanpa janji yang mudah diucapkan. Ia datang membawa map, grafik, dan kebiasaan mendengar lebih dulu.

Ketika siang itu kami berdiskusi di Graha Pena Radar Tasikmalaya, Cheka berdiri di samping beberapa monitor besar. Satu per satu program ia paparkan. Penanganan sampah. Kemiskinan. Stunting. Pengangguran.

Ia bicara runtut. Administratif. Nyaris datar. Tapi justru di situlah kekuatannya. Sesekali ia berhenti. Bertanya balik. Seolah memastikan gagasan itu bukan hanya miliknya, tapi bisa menjadi milik bersama.

Cheka ya g sering disangkutkan dengan salah satu calon Wali Kota Tasikmalaya di Pilkada 2024, H Yanto Oce. Disebut sebagai sahabat dekat.

0 Komentar