20 Adegan Kasus Tusuk Dada di Eks Depo Ikan Cieunteung Kota Tasikmalaya Diperagakan pada Rekonstruksi

Rekonstruksi Kasus penusukan tasikmalaya
Tersangka kasus tusuk dada memperagakan apa yag dilakukannya kepada korban pada rekonstruksi di halaman Gedung Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, Rabu (14/1/2026). Rezza Rizaldi / Radartasik.id
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID—Penyidikan kasus tusuk dada yang terjadi di Cieunteung Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya pada Oktober 2025 lalu masih berproses. Polisi melakukan rekonstruksi peristiwa yang mengakibatkan korban hilang nyawa itu di Mapolres Tasikmalaya Kota, Rabu (14/1/2026).

Dalam rekonstruksi tersebut, tersangka memperagakan sebanyak 20 adegan. Momen vitalnya terjadi pada adegan ke-10 di mana benda tajam itu menembus dada korban yang membuatnya mengalami luka kritis dan akhirnya hilang nyawa.

Rekonstruksi dipimpin langsung Kanit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Pujiono, dan disaksikan jaksa penuntut umum serta kuasa hukum tersangka, Ismail.

Baca Juga:Rektor Baru yang Membumi!Dua Kursi, Satu Nama dan Logika Sekda Kota Tasikmalaya yang Diuji Rasa Keadilannya!

Kasatreskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Herman Saputra melalui Kasi Humas Iptu Jajang Kurniawan mengatakan bahwa rekonstruksi tersebut merupakan bagian dari proses penyidikan. “Tadi kami telah melakukan rekonstruksi kasus tersebut untuk mengetahui detail peristiwa tersebut,” ujarnya singkat.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kota Tasikmalaya, Arly Sumanto, menyampaikan bahwa dengan rekonstruksi, pembuktian perkara tersebut semakin kuat untuk proses hukum selanjutnya.

“Dari situ bisa tergambar secara detail bagaimana peristiwa itu terjadi. Sejauh ini pelaksanaannya aman dan sesuai,” tuturnya.

Ia menegaskan tidak ada penambahan adegan di luar skenario yang telah disusun penyidik. Rekonstruksi hanya difokuskan pada penegasan rangkaian peristiwa.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, peristiwa tusuk dada ini terjadi pada Selasa malam, 28 Oktober 2025, di kawasan bekas Pasar Ikan Cieunteung. Saat itu seorang pria berinisial D (33) mengalami luka di dada akibat benda tajam yang diduga sengaja dilakukan oleh teman nongkrongnya.

Korban sempat dievakuasi ke RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, namun nyawanya tidak tertolong. Warga sekitar menyebut korban dan pelaku dikenal akrab serta kerap berkumpul di lokasi tersebut.

Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota kemudian mengamankan pelaku berinisial R (33), buruh asal Kelurahan Argasari, Kecamatan Cihideung. Pelaku diketahui menyerahkan diri ke Mapolres Tasikmalaya Kota tak lama setelah kejadian, diantar oleh ibunya.

Baca Juga:Hadapi Libur Panjang Tahun Baru, Polres Garut Pantau Jalan RusakPungutan Retribusi Pasar di Tasikmalaya Wajib Dihentikan, Prosedur Penagihan DLH Cacat Administrasi

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan barang bukti sebilah pisau bergagang cokelat serta ceceran darah di lokasi kejadian. (rezza rizaldi)

0 Komentar