Namun hingga pertengahan Januari, yang muncul hanyalah daftar kegagalan dan pengalihan target.
Sementara Roma tampak goyah, rival sekota Lazio justru bergerak agresif dan jauh lebih efektif.
Klub pesaing ini telah menuntaskan transfer Nuno Tavares ke Beşiktaş, sebuah kesepakatan pinjaman yang mencakup kewajiban membeli.
Baca Juga:Ditawar Rp85 Miliar, Bek Akademi Hajduk Split Ragu Gabung Inter MilanSiapa Robinio Vaz? Calon Striker Baru AS Roma Seharga Rp340 Miliar
Nilai total operasi tersebut diperkirakan mencapai €10 juta—€1 juta (Rp17 miliar) di muka, kemudian €9 juta (Rp153 miliar) pada Juni mendatang.
Tak berhenti di situ, Lazio juga merampungkan penandatanganan Alfonso Pedraza, bek kiri Villarreal, yang akan bergabung pada musim panas menggunakan dana penjualan Tavares.
Kontras antara dua klub Ibu Kota kini semakin jelas: Lazio melangkah cepat dan fokus, Roma justru tampak kehilangan arah dan menurunkan standar, dari pemain “utama dan siap tempur” menjadi “opsi cadangan dan penuh risiko”.
Apakah Robinio Vaz dan Donyell Malen akan membuktikan diri sebagai investasi jitu atau justru menambah daftar panjang perekrutan gagal Roma?
Gasperini mungkin tak akan menyatakannya secara terbuka—tetapi jawabannya segera terlihat di lapangan.
