Robinio Vaz dan Donyell Malen, Bukti Direktur AS Roma Gagal Datangkan Striker Idaman Gasperini

Donyell Malen
Donyell Malen Foto: Tangkapan layar Instagram@donyellmalen
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Spekulasi mengenai kedatangan Robinio Vaz dan Donyell Malen ke AS Roma ternyata justru menjadi sinyal kegagalan klub dalam memenuhi permintaan pelatih Gian Piero Gasperini.

Setidaknya itulah penilaian jurnalis Raimondo De Magistris, penyiar Radio Sportiva sekaligus kolumnis Tuttomercatoweb, yang melihat dua nama tersebut sebagai bukti paling jelas bahwa Roma kehilangan target utamanya.

Roma menghabiskan waktu hampir enam minggu untuk mendekati dua striker utama yang diinginkan Gasperini: Giacomo Raspadori dan Joshua Zirkzee.

Baca Juga:Ditawar Rp85 Miliar, Bek Akademi Hajduk Split Ragu Gabung Inter MilanSiapa Robinio Vaz? Calon Striker Baru AS Roma Seharga Rp340 Miliar

Negosiasi berlarut-larut, pembahasan kontrak dan opsi transfer tidak menghasilkan kata sepakat.

Zirkzee tertahan di Manchester United setelah pergantian pelatih, sementara Raspadori belum memberikan lampu hijau untuk meninggalkan Atlético Madrid meski kesepakatan pinjaman sudah dirancang dengan opsi pembelian.

Setelah dua target tersebut menjauh, Giallorossi mulai mengarahkan radar ke profil alternatif.

Dari dua pemain Serie A yang matang dan siap pakai, kini fokus bergeser menjadi dua sosok yang belum pernah menjejakkan kaki di liga Italia.

Pertama, Robinio Vaz, bomber muda Marseille berusia 18 tahun, dan Donyell Malen, penyerang Belanda milik Aston Villa yang berada di bawah arahan Unai Emery.

Menurut De Magistris, pergeseran ini menunjukkan bahwa Roma tidak mampu memenangkan pertarungan di bursa transfer, terutama dalam perekrutan pemain inti.

Gasperini, kata dia, wajar kecewa melihat perubahan rencana drastis ini karena striker muda dengan pengalaman minim di Serie A bukanlah prioritas awal yang ditetapkan sang pelatih.

Situasi rumit ini semakin diperparah oleh dinamika internal klub.

Baca Juga:Bantai Cremonese 5-0, Spalletti Akui Level Juventus Masih di Bawah Inter dan NapoliArdon Jashari: Pemain Terbaik Belgia yang Gagal Bersinar di AC Milan karena Modric

Sejak kedatangannya di Italia, Ryan Friedkin—wajah paling terlihat dari kepemilikan Roma—secara konsisten menghindari komentar publik mengenai strategi transfer atau performa direktur olahraga Frederic Massara.

Namun, laporan dalam beberapa hari terakhir menyebutkan bahwa keluarga Friedkin mulai mengevaluasi hasil kerja Massara secara langsung.

Sejumlah manuver transfer dinilai tak cukup meyakinkan, atau setidaknya belum menghasilkan dampak signifikan bagi skuad musim ini.

Padahal, Roma sudah menetapkan prioritas dengan jelas sejak awal Desember: satu bek tengah, satu bek kiri, dan dua penyerang.

0 Komentar