Ia tidak menaklukkan orang dengan suara.Ia menenangkan orang dengan sikap.Saya percaya, IAI Tasikmalaya tidak sedang memilih sekadar pejabat.Kampus ini sedang memilih penjaga nilai.
Nilai tentang kejujuran. Tentang kesederhanaan. Tentang ilmu yang tidak perlu dipamerkan. Dan Ade—dengan semua keteduhannya memang cocok untuk itu.
Suatu hari nanti, mungkin kampus ini akan semakin besar. Mahasiswanya semakin banyak. Program studinya semakin kuat.
Baca Juga:Dua Kursi, Satu Nama dan Logika Sekda Kota Tasikmalaya yang Diuji Rasa Keadilannya!Hadapi Libur Panjang Tahun Baru, Polres Garut Pantau Jalan Rusak
Tapi saya berharap satu hal tidak berubah:kesederhanaan yang sudah menjadi ruhnya. Selama ruh itu dijaga,kampus ini tidak akan tersesat.Dan selama itu pula, nama Dr Ade Zaenul Muttaqien akan selalu diingat— bukan hanya sebagai rektor, tapi sebagai teladan yang tetap membumi. (red)
