BANJAR, RADARTASIK.ID – Ribuan jemaah memadati Alun-Alun Kota Banjar, Selasa (13/1/2026). Mereka menghadiri peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad saw yang membawa tema Refleksi Sosial dan Kebersamaan.
Wali Kota Banjar H Sudarsono mengatakan, peringatan Isra Mikraj bukan sekadar seremoni keagamaan setiap tahun.
“Yang paling penting untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad saw dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.
Baca Juga:Lurah dan Camat di Kota Tasikmalaya "Retret" Ke Pangandaran Tanpa APBD?Hati-Hati dengan Circle!
Bukan hanya masyarakat. Pegawai dalam menjalankan tugas pemerintahan juga harus meneladani akhlak Nabi Muhammad.
Kata dia, Nabi Muhammad mengajarkan kepada umatnya, bahwa kedekatan seorang hamba dengan sang pencipta harus senantiasa dijaga melalui ibadah yang ikhlas dan konsisten.
“Salat bukan hanya kewajiban ritual, namun juga sumber kekuatan spiritual yang membentuk kepribadian yang disiplin, jujur dan bertanggung jawab dalam menjalankan kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Puncak peringatan Isra Mikraj diisi tausiyah oleh mubalig KH Muhammad Nuris Anwar, pimpinan Pondok Pesantren Tathowurul Ulum Kabupaten Tasikmalaya.
Dalam ceramahnya, dia mengajak jemaah mengintegrasikan antara nilai spiritual dan tanggung jawab sebagai individu sosial. (Anto Sugiarto)
