“Ada juga yang dari Jakarta, sengaja ke sini buat main. Pemain sama coach juga ada,” katanya.
Meski kerap dicap sebagai olahraga mahal, Fahreza menilai anggapan tersebut relatif. Menurutnya, biaya bermain padel masih terjangkau bagi segmen tertentu, terbukti dari tingginya tingkat kunjungan yang terus berlanjut sejak pertama kali dibuka pada Desember 2025.
“Kalau dibilang mahal, mungkin iya buat sebagian orang. Tapi kalau buat yang memang hobi, menurut saya sih masih masuk,” ujarnya. (Fitriah Widayanti)
