RADARTASIK.ID – Industri kendaraan listrik global kembali dikejutkan oleh langkah berani pabrikan otomotif asal China, Nio.
Perusahaan yang dikenal sebagai rival Tesla di pasar premium ini tengah bersiap meluncurkan Nio ES9, sebuah mobil listrik raksasa yang diklaim akan menjadi SUV listrik terbesar saat ini.
Nio telah mengajukan ES9 ke Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) China, menandakan bahwa peluncuran resminya semakin dekat.
Baca Juga:Pilihan Terbaik Mobil Listrik Murah di Indonesia 2026, Harga Mulai Rp100 JutaanSinopsis Drama Korea Recipe for Love, Dibintangi Kim Hyung Mook dan So Yi Hyun
Salah satu daya tarik utama Nio ES9 terletak pada ukuran bodinya yang masif. SUV listrik ini hadir dengan dimensi yang mencengangkan:
– Panjang: 5.365 mm
– Lebar: 2.029 mm
– Tinggi: 1.870 mm
– Jarak sumbu roda: 3.250 mm
Sebagai perbandingan, Rolls-Royce Cullinan memiliki panjang 5.341 mm, lebar 2.000 mm, dan tinggi 1.837 mm.
Artinya, ES9 tidak hanya menyaingi, tetapi juga melampaui Cullinan dan Cadillac Escalade dari segi ukuran.
Hal ini menunjukkan ambisi Nio untuk masuk ke segmen SUV flagship yang sebelumnya didominasi merek-merek Eropa dan Amerika.
Untuk menyesuaikan bodinya yang besar, Nio ES9 dibekali velg berdiameter hingga 23 inci.
Ukuran roda ini tidak hanya memperkuat kesan gagah dan mewah, tetapi juga membantu menjaga proporsi visual kendaraan agar tetap seimbang.
Kabin yang sangat lebar menjadi nilai jual tambahan, terutama bagi konsumen kelas atas yang mengutamakan kenyamanan, ruang kaki luas, dan pengalaman berkendara premium.
Baca Juga:Denza Z9 GT Versi Baru Hadir dengan Daya 850 kW dan Varian PHEV Jarak JauhKia EV2 2026 Resmi Diperkenalkan, Mobil Listrik dengan Jarak Tempuh hingga 448 KM
Tidak hanya besar secara fisik, Nio ES9 juga tampil sangat bertenaga. SUV listrik ini mengusung dua motor listrik dengan konfigurasi sebagai berikut:
– Motor depan: 241 dk
– Motor belakang: 456 dk
– Total tenaga gabungan: 697 dk
– Torsi maksimum: 700 Nm
Dengan tenaga sebesar itu, ES9 mampu melesat hingga kecepatan maksimum 220 km/jam, sebuah angka yang impresif untuk SUV berukuran raksasa.
Untuk menopang performanya, Nio ES9 dibekali baterai berkapasitas 102 kWh yang dipasok oleh CATL, salah satu produsen baterai terbesar di dunia.
Kapasitas besar ini diharapkan mampu memberikan jarak tempuh panjang, sekaligus menjaga efisiensi penggunaan energi meski bobot kendaraan tergolong besar.
Kehadiran Nio ES9 menjadi bukti bahwa pabrikan China kini semakin percaya diri menantang merek-merek mapan di kelas atas.
