Jadi Wajah Kota, DPRD Banjar Minta RTH di Perbatasan Diperhatikan

RTH Kota Banjar
Anggota DPRD Kota Banjar H Gun Gun Gunawan saat diwawancara, Februari 2025 lalu. (Anto Sugiarto/radartasik.id)
0 Komentar

BANJAR, RADARTASIK.ID – Kurang terawatnya ruang terbuka hijau (RTH) di perbatasan Kota Banjar dengan Kabupaten Ciamis mendapat sorotan legislator.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjar dari fraksi PKB, H Gun Gun Gunawan, menyebut anggaran untuk perawatan RTH sebenarnya ada. Hanya saja tidak signifikan, ditambah kondisi APBD Kota Banjar terbatas imbas pemotongan TKD dari pusat.

“Anggaran untuk perawatan RTH (di perbatasan) bukan karena tidak terpikirkan, tapi karena postur APBD yang belum memungkinkan. Sementara RTH itu barang tumbuh yang perlu perawatan,” ucapnya, Selasa (13/1/2026).

Baca Juga:Lurah dan Camat di Kota Tasikmalaya "Retret" Ke Pangandaran Tanpa APBD?Hati-Hati dengan Circle!

Seharusnya, kata dia, rutinitas perawatan RTH di perbatasan terus dilakukan, meski anggarannya terbatas. Minimal memperhatikan kebersihan hingga kenyamanannya.

Karena RTH di perbatasan merupakan wajah atau pintu gerbang, lanjutnya, perawatannya harus diperhatikan. Pihaknya berharap, RTH di perbatasan mendapat perhatian khusus.

“Gubernur Jawa Barat kan ada perhatian khusus terhadap perbatasan, kita akan dorong dinas terkait ke provinsi melobi, siapa tahu ada (anggarannya). Kalau mengandalkan APBD agak berat,” jelasnya.

Lanjut Gus Jawwad, Pemerintah Kota Banjar memiliki tagline Banjar Masagi yang paling akhir yakni inovatif.

Tidak hanya inovatif dari segi program saja, namun juga inovatif dari segi penetapan anggaran. Tidak melulu mengandalkan bantuan dari pemerintah pusat tapi mencari peluang lainnya.

Diberitakan sebelumnya, taman di ruang terbuka hijau (RTH) di tugu perbatasan Langensari (Kota Banjar) – Lakbok (Kabupaten Ciamis) tak terawat.

Ranting pohon kering di sekitar taman berserakan. Tembok di sekeliling pepohonan rusak hingga rumput tinggi.

Baca Juga:Putusan Belum Siap, Sidang Vonis Endang Juta DiundurSoal Dugaan Korupsi BUMDEsma Cigalontang, Dewan Desak Inspektorat Kabupaten Tasikmalaya Lakukan Audit

Salah seorang pengendara motor Asep Cahya menyayangkan kondisi tersebut. Padahal taman harus nyaman, sejuk dan rapi.

“Kalau kondisinya seperti itu, siapa yang mau singgah. Kondisinya kurang terawat dan kurang perhatian sehingga tampak kumuh,” ucapnya. (Anto Sugiarto)

0 Komentar