Bantai Cremonese 5-0, Spalletti Akui Level Juventus Masih di Bawah Inter dan Napoli

Juventus
Selebrasi pemain Juventus usai mengahajar Cremonese 5-0. Foto: Tangkapan layar Instagram@juventus
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Juventus tampil garang saat bermain di Allianz Stadium dalam laga penutup giornata ke-20 Serie A dengan membantai Cremonese 5-0.

Pesta gol Juventus diawali lewat situasi penuh keberuntungan dimana tendangan Miretti justru membentur kepala Bremer dan bola berbelok arah, membuat Audero tak berkutik.

Tiga menit berselang, Jonathan David menggandakan keunggulan dan membuat laga terasa berat sebelah.

Baca Juga:Ardon Jashari: Pemain Terbaik Belgia yang Gagal Bersinar di AC Milan karena Modric4 Faktor yang Buat Real Madrid Pecat Xabi Alonso: Salah Satunya Tak Akur dengan Pemain Senior

Pertandingan sempat memanas ketika wasit Feliciani memberi penalti untuk Cremonese setelah dugaan pelanggaran Locatelli terhadap Johnsen.

Namun keputusan itu kemudian dibatalkan VAR, memicu protes keras Davide Nicola, yang berujung kartu merah untuk pelatih Cremonese.

Juve benar-benar memanfaatkan momen saat Baschirotto yang menyentuh bola dengan tangan memberi Juventus hadiah penalti.

Kenan Yildiz, yang kemudian dinobatkan sebagai MVP pertandingan, mencetak gol ketiga setelah memanfaatkan rebound dari tiang.

Babak kedua berjalan dengan pola serupa: dominasi Juventus dan kesalahan fatal lawan.

Tekanan McKennie memaksa Terracciano melakukan gol bunuh diri, sebelum gelandang Amerika Serikat itu menutup pesta dengan gol kelima di menit ke-64.

Dengan kemenangan ini, Juventus mengoleksi 39 poin, sejajar dengan Roma dan Napoli, sekaligus terpaut empat angka dari Inter di puncak klasemen.

Baca Juga:Sering Dinaungi Dewi Fortuna, Jurnalis Italia Sebut AC Milan Mirip Juventus Era AllegriDua Faktor Utama yang Membuat Raspadori Ragu Gabung AS Roma

Namun perlu diingat, Inter, Napoli, dan juga Milan masih menyimpan satu laga tunda karena partisipasi di Piala Super Italia yang membuat persaingan papan atas semakin sengit dan setiap poin kini terasa krusial.

Pesta lima gol tanpa balas ini jelas bukan kemenangan biasa bagi Spalletti.

Ia memulai petualangannya bersama Juventus dalam laga yang sama melawan Cremonese pada November lalu, menggantikan Igor Tudor yang dipecat.

Sejak saat itu, hanya Inter (25 poin) yang mengumpulkan angka lebih banyak dari Juventus (24 poin) dan hanya dalam dua bulan, Spalletti membuat Bianconeri terlihat semakin padu.

Nammun, dalam wawancara kepada Sky Sport, Spalletti mengakui kemenangan besar ini belum cukup menempatkan Juventus sejajar dengan dua raksasa lain.

“Inter dan Napoli memainkan sepak bola level tertinggi. Mereka berani, punya ide jelas. Kami harus berkembang untuk sampai ke sana,” katanya dikutip dari Calciomercato.

0 Komentar