PANGANDARAN, RADARTASIK.ID-Masyarakat lokal dan wisatawan yang datang ke Pangandaran patut waspada di tengah cuaca yang ekstrem. Angin kencang dan gelombang air laut yang tinggi yang bisa menimbulkan bencana yang mengancam keselamatan.
Ketua SAR Baracuda Sakio mengatakan, saat ini tiupan angin cukup kencang dan gelombang laut pun cukup tinggi. “Biasa musiman, tapi wisatawan masih banyak yang berkunjung di akhir pekan,” katanya kepada Radar Minggu (11/1/2025).
Seperti yang terlihat di Pantai Pasir Putih, di mana banyak wisatawan masih asyik bermain air walaupun ada tiupan angin disertai hujan dan gelombang tinggi. “Kalau lagi musim angin barat, masyarakat harus sedikit waspada terhadap bencana pohon tumbang,” katanya.
Baca Juga:Dua Kursi, Satu Nama dan Logika Sekda Kota Tasikmalaya yang Diuji Rasa Keadilannya!Hadapi Libur Panjang Tahun Baru, Polres Garut Pantau Jalan Rusak
Sementara pada hari Sabtu (10/1/2026) hujan deras disertai angin kencang yang diduga angin puting beliung melanda wilayah Desa Mangunjaya, Kecamatan Mangunjaya. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan pada rumah warga dan fasilitas umum.
Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari melalui Kapolsek Padaherang AKP Abdurahman menyampaikan bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 13:10 ketika hujan dengan intensitas cukup tinggi disertai angin kencang melanda wilayah Mangunjaya.
“Angin kencang mengakibatkan atap spandek dari sebuah warung yang berada di samping rumah korban terlepas dan menimpa bagian dapur rumah korban,” jelasnya.
Korban diketahui bernama Urip Budimansyah (45), warga Dusun Mangunjaya RT 005 RW 001 Desa Mangunjaya. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerusakan rumah dengan perkiraan kerugian sekitar Rp20 juta. Sementara kerusakan pada bangunan warung diperkirakan mencapai Rp 50 juta.
Selain kerusakan bangunan, dua tiang listrik milik PLN juga dilaporkan roboh akibat terjangan angin puting beliung. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa.
Ia mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila terjadi kejadian serupa.(Deni Nurdiansyah)
