Dari Ayimun hingga APBD, Sekda Tekankan Mutu Pendidikan dan Belanja Daerah Kota Tasikmalaya

prestasi pelajar Kota Tasikmalaya
Sekda Kota Tasikmalaya Asep Goparullahs aat melepas Nazlea Numa, siswa kelas IX SMP Persis Gandok yang dijadwalkan mengikuti Ayimun ke-20 di Malaysia dari lapangan Bale Kota, Senin (12/1/2026). Diskominfo fo Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Prestasi pelajar Kota Tasikmalaya kembali menembus level internasional.

Nazlea Numa, siswa kelas IX SMP Persis Gandok, dijadwalkan mengikuti Asia Youth International Model United Nations (Ayimun) ke-20 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 16–19 Januari 2026.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya Asep Goparullah menyebut capaian tersebut sebagai bukti bahwa kualitas pendidikan di Kota Tasikmalaya mampu bersaing di forum global, jika dibangun melalui proses yang konsisten dan disiplin.

Baca Juga:Empat Lokasi Koperasi Merah Putih di Kota Tasikmalaya Mulai Progres, Fokus Bahan Pokok BersubsidiBudaya Tanpa Karcis Parkir di Kota Tasikmalaya Masih Sulit Diubah, Kolektor Jukir Akui Tak Mudah

“Prestasi seperti ini tidak lahir secara instan. Ada peran keluarga, guru, dan lingkungan sekolah yang membentuk karakter, disiplin, serta daya pikir kritis peserta didik,” kata Asep usai apel pagi di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Menurutnya, Ayimun bukan sekadar ajang seremonial, melainkan simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa yang melatih generasi muda dalam diplomasi, penyusunan argumentasi berbasis data, kemampuan berbicara di ruang publik, serta kerja sama lintas negara.

Dalam forum tersebut, Nazlea membawa nama sekolah, Kota Tasikmalaya, sekaligus representasi pelajar Indonesia.

Asep berharap pengalaman internasional ini dapat menjadi pemantik bagi pelajar lain di Kota Tasikmalaya agar berani berkompetisi di berbagai bidang dengan cara yang sehat dan berintegritas.

“Kalau hari ini satu pelajar membawa nama kota ke forum internasional, ke depan harus lebih banyak lagi yang menyusul, dengan prestasi yang jujur dan membanggakan,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Asep juga menyinggung kinerja pemerintahan daerah, khususnya terkait pengelolaan anggaran.

Ia menyampaikan realisasi APBD Kota Tasikmalaya Tahun Anggaran 2025 berada pada jalur yang cukup baik, dengan pendapatan mencapai 97,68 persen dan belanja 88,26 persen.

Baca Juga:Lapangan Menyempit, Sepak Bola Menggeliat Jadi Industri: Alarm Budaya di Kota TasikmalayaNobar Persib vs Persija Jadi Magnet Kuliner di Kota Tasikmalaya

Namun ia menegaskan, capaian tersebut tidak boleh hanya dinilai dari sisi serapan anggaran semata.

“Ukuran kinerja bukan hanya angka, tetapi kualitas belanja: tepat sasaran, tepat waktu, tertib administrasi, dan benar-benar berdampak bagi masyarakat,” tegasnya.

Asep meminta seluruh perangkat daerah segera merapikan penutupan administrasi tahun anggaran 2025, termasuk kelengkapan dokumen dan penatausahaan aset, sebagai persiapan menghadapi pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Ia juga mengingatkan pentingnya penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Tasikmalaya Tahun 2027 yang lebih fokus, realistis, dan berbasis kemampuan fiskal daerah, serta selaras dengan RPJMD 2025–2029 dan program prioritas pembangunan.

0 Komentar