Penuntasan SOR Mangunreja Kabupaten Tasikmalaya Tinggal Kemauan Bupati, PSU: Punya Keinginan Pasti Tuntas

SOR Mangunreja
Rumput liar di SOR Mangunreja tumbuh tinggi dan dijadikan tempat pengangonan domba oleh masyarakat, Senin 29 Desember 2025. (Diki Setiawan/Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pegiat Solidaritas Umat (PSU) Tasikmalaya menyoroti kondisi Sarana Olahraga (SOR) Mangunreja yang hingga kini terbengkalai dan tidak terawat.

PSU menilai mangkraknya pembangunan fasilitas tersebut mencerminkan lemahnya perencanaan serta minimnya komitmen Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam mengelola aset daerah.

Koordinator PSU Tasikmalaya, Septiyan Hadinata, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi SOR Mangunreja yang sejak awal digagas sebagai proyek strategis daerah untuk mendukung pembinaan olahraga dan menyediakan ruang publik bagi masyarakat, namun hingga kini belum juga diselesaikan.

Baca Juga:Sekda Kabupaten Tasikmalaya Jadi Staf Ahli, Bupati Lakukan Rotasi dan Mutasi 24 PejabatGP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Kuatkan Kader, Gelar Konsolidasi Organisasi di Enam Zona

“Sejak awal, SOR Mangunreja dirancang sebagai pusat pembinaan atlet sekaligus sarana olahraga masyarakat Kabupaten Tasikmalaya. Namun faktanya, sampai sekarang belum bisa dimanfaatkan secara optimal dan justru terkesan dibiarkan,” ujar Septiyan, Minggu 11 Januari 2026.

Menurutnya, mangkraknya proyek tersebut tidak hanya menimbulkan kesan pemborosan anggaran, tetapi juga menunjukkan lemahnya perencanaan serta kurang optimalnya pengawalan pembangunan oleh pemerintah daerah.

Padahal, kata dia, SOR Mangunreja merupakan aset daerah yang seharusnya berfungsi untuk mendukung pembinaan atlet, generasi muda, serta masyarakat umum.

“Fungsinya sebagai sarana pembinaan dan ruang publik hampir sepenuhnya hilang. Ini sangat disayangkan,” katanya.

PSU menilai Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya belum menunjukkan kemauan politik (political will) yang jelas dan nyata untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Kondisi ini, kata Septiyan, juga mencerminkan ketidakjelasan arah kebijakan pemerintah daerah, khususnya di bawah kepemimpinan Bupati Tasikmalaya.

Ia menambahkan, tidak rampungnya pembangunan SOR Mangunreja berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap komitmen Pemkab Tasikmalaya dalam mengelola anggaran dan aset daerah secara bertanggung jawab.

Baca Juga:Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Aldira Yusup Soroti Penutupan Tambang Emas: WPR Belum Dirasakan Rakyat!Anggota DPRD Jabar Arip Rachman Salurkan 2.500 kWh Listrik Gratis untuk Warga Kurang Mampu di Tasikmalaya

“Atas dasar itu, kami mendorong Pemkab Tasikmalaya segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aset-aset daerah yang belum memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Selain SOR Mangunreja, PSU juga menyoroti aset daerah lainnya seperti Taman Wisata Ciwulan (TWC) yang dinilai perlu mendapat perhatian serius. PSU meminta pemerintah daerah membuka informasi secara transparan kepada publik serta menetapkan langkah-langkah konkret, terukur, dan jujur untuk melanjutkan serta menuntaskan pembangunan SOR Mangunreja.

Pernyataan tersebut, lanjut Septiyan, disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan pembinaan olahraga di Kabupaten Tasikmalaya. Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata agar para atlet memiliki ruang pembinaan yang layak.

0 Komentar