RADARTASIK.ID – Vivo Y500 muncul sebagai interpretasi baru smartphone kelas menengah yang menempatkan daya tahan fisik dan efisiensi penggunaan sebagai nilai utama di tengah tren desain tipis dan minimalis.
Alih-alih sekadar mengejar estetika futuristis, Vivo mengambil pendekatan berbeda dengan merancang perangkat yang mampu bertahan di berbagai kondisi tanpa kehilangan identitas modern.
Strategi ini menjadikan Vivo Y500 menarik bagi pengguna aktif yang membutuhkan ponsel andal untuk mobilitas tinggi, baik di lingkungan kerja maupun aktivitas luar ruang.
Baca Juga:Vivo V70 Siap Meluncur! Strategi Baru Vivo di Kelas Menengah Premium 2026Xiaomi Bakal Gaspol di 2026, Deretan Smartphone Baru Siap Kuasai Semua Segmen
Pendekatan desain tersebut terasa relevan karena pasar midrange kini tidak hanya menuntut performa, tetapi juga ketangguhan jangka panjang.
Untuk memperkuat karakter tersebut, Vivo menyematkan sertifikasi IP68, IP69, dan IP69 Plus yang membuat perangkat ini tahan air, debu, dan tekanan ekstrem.
Sertifikasi tersebut mengindikasikan bahwa ponsel ini dirancang untuk penggunaan nyata, bukan sekadar unggul dalam pengujian laboratorium.
Tak berhenti di situ, Vivo Y500 juga berhasil melewati uji jatuh SGS Gold Label bintang lima dari ketinggian 1,7 meter di permukaan granit.
Kombinasi ketahanan fisik dan desain ramping menjadikannya terasa seperti ponsel outdoor yang dikemas dalam bahasa visual kelas premium.
Dari sisi tampilan, layar AMOLED 6,77 inci beresolusi FHD+ dengan refresh rate 120 Hz menawarkan pengalaman visual yang tajam dan mulus.
Tingkat kecerahan hingga 5.000 nits memastikan layar tetap terbaca jelas bahkan di bawah sinar matahari langsung.
Baca Juga:Cause Marketing Makin Dilirik, Strategi Bisnis yang Bukan Sekadar JualanRealme Narzo 90X, Tahan Lama dengan Layar Mulus dan Baterai Monster di Kelasnya
Dukungan PWM Dimming 3840 Hz dan sensor sidik jari di layar menambah kenyamanan penggunaan sekaligus menjaga stabilitas visual jangka panjang.
Untuk performa, chipset MediaTek Dimensity 7300 berbasis fabrikasi 4 nm menghadirkan efisiensi daya dan kinerja stabil untuk multitasking harian.
Kombinasi RAM hingga 12 GB dan penyimpanan internal mencapai 512 GB memberi ruang luas bagi pengguna yang mengandalkan ponsel sebagai pusat aktivitas digital.
Sistem operasi OriginOS 5 berbasis Android 15 menghadirkan pengalaman penggunaan yang lebih cerdas melalui optimalisasi AI dan manajemen daya adaptif.
Sektor kamera memang bukan fokus utama, namun kamera utama 50 MP dengan OIS dan kamera depan 8 MP tetap memadai untuk kebutuhan dokumentasi harian.
