RADARTASIK.ID – AC Milan selamat dari kekalahan memalukan di San Siro dini hari tadi setelah Rafael Leao mencetak gol penyama kedudukan di menit-menit akhir injury time.
Laga kesembilan belas Serie A itu berakhir 1-1, dengan Genoa unggul lebih dulu melalui mantan pemain Milan, Lorenzo Colombo, sebelum Leao menyelamatkan wajah Rossoneri pada detik terakhir.
Hasil seri ini terasa pahit bagi Milan. Pasalnya, Napoli juga hanya bermain imbang melawan Verona—peluang emas yang gagal dimanfaatkan untuk memotong jarak dengan Inter Milan yang kian nyaman di puncak klasemen.
Baca Juga:Legenda Juventus Sebut Dimarco Bek Sayap Terbaik di Dunia: Saya Sangat MengaguminyaAdani Sebut Ramalan Pelatih AC Milan tentang Tim Peraih Scudetto Cuma Omong Kosong
Hasil imbang ini membuat Inter kini menjauh tiga poin dan Milan yang menutup paruh pertama musim dengan kekecewaan.
Sejumlah momen krusial dalam pertandingan memicu perdebatan hangat. Ahli wasit DAZN, Luca Marelli, memberikan ulasan detail mengenai tiga insiden yang dianggap mengubah jalannya laga.
Insiden pertama adalah dianulirnya gol Christian Pulisic karena handball.
“Semua merayakan kecuali Pulisic. Bola jelas mengenai bagian belakang tangan kirinya, lalu memantul ke kepala. Putaran bola berubah, dan wasit tidak bisa mengesahkannya,” ujar Marelli.
Berikutnya, dua benturan yang diprotes Milan—masing-masing antara Ostigard vs Fullkrug serta kontak Ethekame di kotak penalti—juga dikomentari Marelli.
“Benturan dengan Ostigard normal. Bek menyentuh bola lebih dulu,” jelasnya.
Namun pada situasi selanjutnya, ia melihat pelanggaran: “Fullkrug menghalangi Leali untuk keluar menjemput bola. Itu seharusnya pelanggaran.”
Sorotan terakhir adalah penalti yang diberikan kepada Genoa setelah kontak Bartesaghi–Ellertsson. Marelli menilai keputusan itu keliru meski sulit dibatalkan VAR.
Baca Juga:Inter Kokoh di Puncak Klasemen, Chivu: Menang di Tardini Tidak Pernah MudahMedia Italia: AS Roma Buka Opsi Barter Striker dengan Napoli
“Bartesaghi menancapkan kaki, Ellertsson yang menabraknya. Menurut saya ini bukan penalti, tapi VAR hampir pasti mengesahkan,” tegasnya.
Tiga Pemain Terburuk Milan
Selain hasil buruk, penampilan individual Milan kembali mengundang kritik. Tiga pemain dianggap tampil paling mengecewakan:
Fofana – Nilai 4,5
Malam yang hampir lupa dilakukan gelandang Prancis ini.
Ia gagal melepas umpan mudah ke Leao dalam situasi terbuka, lalu terpeleset saat berada satu meter dari gawang dan menyia-nyiakan peluang emas.
