Pemanfaatan Dana Desa 2025 di Sukarapih Tasikmalaya: Bangun Infrastruktur dan Ketahanan Sosial Berkelanjutan

Pemanfaatan Dana Desa 2025 di Sukarapih
Kondisi lapangan sepak bola Desa Sukarapih di Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya, setelah ditata menggunakan Dana Desa 2025. (Istimewa for Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pemerintah Desa Sukarapih di Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya, memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan ketahanan sosial melalui alokasi Dana Desa (DD) 2025.

Pemanfaatan Dana Desa 2025 di Sukarapih ini diambil untuk memberikan dampak jangka panjang bagi warga, dengan memastikan kebutuhan riil masyarakat tercapai.

Dari perbaikan fasilitas olahraga hingga perbaikan irigasi untuk ketahanan pangan, berikut adalah upaya pemerintah desa yang ingin mengubah wajah Sukarapih ke arah yang lebih baik.

Baca Juga:DPRD Geram, Usul Blacklist Kontraktor Proyek Pendopo Kota TasikmalayaSaat Wali Kota dan Bupati Tasikmalaya Masuk dalam Satu Frame Bersama Presiden RI!

Kepala Desa Sukarapih, E Nurdin, menegaskan, penggunaan DD 2025 diarahkan pada kegiatan yang dapat meningkatkan kualitas hidup warga.

Dalam musyawarah desa, telah disepakati bahwa sebagian besar dana dialokasikan untuk proyek infrastruktur yang krusial, seperti perbaikan lapangan sepak bola yang selama ini menjadi pusat aktivitas olahraga dan pembinaan generasi muda.

Nurdin menjelaskan, lapangan sepak bola memiliki peran penting dalam membangun kesehatan, kebersamaan, dan juga sebagai sarana untuk mencegah perilaku negatif di kalangan remaja.

Pembangunan ini bukan hanya tentang fasilitas, tetapi juga tentang menciptakan ruang positif bagi anak muda yang aktif.

Namun, bukan hanya sektor olahraga yang mendapatkan perhatian.

Pemerintah desa juga memanfaatkan DD 2025 untuk pengecoran beton jalan desa.

Proyek ini bertujuan meningkatkan aksesibilitas warga, khususnya bagi petani yang membutuhkan jalan yang lebih baik untuk mengangkut hasil pertanian mereka.

”Jalan desa yang dibeton akan memudahkan aktivitas warga, terutama petani dalam mengangkut hasil panen. Ini bagian dari upaya kami mendorong pertumbuhan ekonomi desa,” ucap Nurdin, Kamis, 8 Januari 2025.

Selain fokus pada infrastruktur fisik, DD 2025 juga diarahkan untuk meningkatkan ketahanan pangan.

Salah satu langkah yang diambil adalah memperbaiki jaringan irigasi desa.

Baca Juga:Dugaan Korupsi BUMDesma Cigalontang Tasikmalaya Masuk Ranah Polisi, Uang Rp 535 Juta Dana Desa Dipertanyakan!Saat Wali Kota dan Bupati Tasikmalaya Masuk dalam Satu Frame Bersama Presiden RI!

Dengan ketersediaan air yang optimal, produktivitas pertanian dapat terjaga meskipun menghadapi tantangan perubahan cuaca yang ekstrem.

Menurut Nurdin, irigasi yang baik adalah kunci dalam menjaga stabilitas hasil pertanian.

”Ketahanan pangan tidak bisa dilepaskan dari irigasi. Maka dari itu, kami fokus memperbaiki saluran air agar pertanian warga tetap berjalan optimal,” ucapnya.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian pangan desa, sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

0 Komentar