Kota Tasikmalaya Disiapkan Jadi Pusat Edukasi Arboretum Bambu

pusat edukasi arboretum bambu Kota Tasikmalaya
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra saat menggulirkan Jumat Menanam di Blok Rancamerak, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Jumat (9/1/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, menegaskan komitmen Pemkot mendukung kebijakan provinsi dalam perlindungan lingkungan.

Ia menyebut Pemkot siap menjadi tuan rumah yang baik dalam setiap program kehutanan.

“Setiap kebijakan provinsi terkait perbaikan dan perlindungan lingkungan, kami ikuti. Hari ini target awalnya adalah pengenalan lokasi dan penanaman pohon sebagai tahap awal arboretum,” tutur Diky.

Baca Juga:58 Ribu Masjid Disasar, Kemenag Jabar Canangkan Gebber Masjid Serentak di 626 KecamatanDishub Dipanggil, Kepala Tak Hadir: Parkir Kota Tasikmalaya Kembali Digas dari Ruang Rapat 

Diky menambahkan, kawasan arboretum bambu ini dirancang bukan sekadar ruang hijau, tetapi juga berpotensi menjadi wisata pendidikan.

Pemkot berharap lokasi tersebut ke depan bisa diakses masyarakat sekaligus memberi manfaat ekologis.

“Harapannya ini jadi titik wisata edukasi, memberi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. Ini juga bagian dari mitigasi bencana,” harapnya.

Rencana pengembangan arboretum bambu di Rancamerak diproyeksikan mencakup lahan sekitar 3 hektare termasuk badan air.

Pemkot Tasikmalaya juga membuka peluang penanaman di wilayah lain, termasuk lahan-lahan kritis, selama sesuai dengan karakter tanah dan kebutuhan lingkungan.

“Bukan sekadar tanam seremonial. Harus benar-benar memberi manfaat bagi tanah dan lingkungan. Kalau lingkungannya pulih, masyarakat pasti ikut merasakan dampaknya,” tukas Diky. (rezza rizaldi)

0 Komentar