Ia memilih untuk tidak berlarut-larut dalam kekecewaan atas hasil tersebut dan menatap laga pekan ke-17 sebagai kesempatan penting untuk bangkit.
Kiper kelahiran 14 Maret 1994 itu bertekad menampilkan performa yang lebih baik saat menghadapi Macan Kemayoran, sekaligus menutup putaran pertama Super League 2025/26 dengan hasil positif.
Teja menegaskan bahwa tim harus belajar dari pertandingan sebelumnya, terutama setelah kehilangan dua poin, dan memperbaiki fokus demi hasil yang lebih baik di laga selanjutnya.
Menurut Teja, pertandingan melawan Persik menjadi pengalaman berharga baginya.
Baca Juga:Jelang Persib Lawan Persija, Marc Klok Bersuara Lantang: Ini Laga untuk Rivalitas, Kota Ini dan Harga Diri A 1: Persija Tak Akan Uji Coba Lapangan di Markas Persib Bandung, Datang ke GBLA Kemungkinan Pakai Rantis
Ia menyadari bahwa setiap laga memiliki tingkat kesulitan tersendiri dan menuntut konsentrasi penuh, khususnya bagi seorang penjaga gawang.
Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk tetap waspada sepanjang pertandingan agar Persib tetap mampu bersaing di papan atas klasemen.
