Warung di Pasar Karlis Kota Tasikmalaya Kabakaran, Diduga Akibat Kebocoran Tabung Gas

kebakaran warung akibat kebocoran gas di Kota Tasikmalaya
Kebakaran sebuah warung di Pasar Karlis, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya diduga dari kebocoran tabung gas, Kamis (8/1/2026). istimewa for radartasik.id
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Suasana pagi di Pasar Karlis, Kelurahan Argasari, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, mendadak berubah.

Aktivitas jual beli yang baru saja dimulai harus terhenti ketika api tiba-tiba membesar dari sebuah warung semi permanen, Kamis (8/1/2026) pagi.

Kebakaran ini diduga kuat dipicu kebocoran tabung gas saat aktivitas memasak berlangsung.

Insiden terjadi sekitar pukul 07.25 WIB.

Baca Juga:Siap-Siap! Rotasi Eselon II dan Kepsek di Kota Tasikmalaya Dijadwalkan Minggu DepanParkir di Kota Tasikmalaya Masih Amburadul, Klaim Dishub Dinilai Jadi Aib Pemkot

Berdasarkan keterangan pemilik warung, Andri, api muncul secara tiba-tiba ketika dirinya tengah memasak.

Salah satu tabung gas yang digunakan diduga bocor dan langsung menyulut kobaran api.

Dalam hitungan menit, api membesar dan mengancam bangunan lain di kawasan pasar yang dikenal padat dan rawan rambatan.

Kepanikan pun tak terelakkan.

Warga dan pedagang sekitar berusaha menjauhkan barang dagangan sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Laporan resmi diterima Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tasikmalaya pada pukul 07.33 WIB.

Respons cepat ditunjukkan, hanya dua menit berselang petugas langsung diberangkatkan ke lokasi kejadian.

Sekitar pukul 07.40 WIB, Regu 1 Damkar Kota Tasikmalaya tiba di Pasar Karlis dengan membawa dua unit armada, masing-masing satu unit fire truck dan satu unit water supply.

Baca Juga:Alhamdulillah! Gaji ASN dan Guru Mulai Cair, Pemkot Tasikmalaya Janji TPG-THR Dibayar Besok KamisTunjangan Guru PAI Kota Tasikmalaya Masih Tertahan, AGPAII Sebut Masalah Sinkronisasi Kewenangan

Petugas langsung melakukan penyemprotan dan pengendalian api untuk mencegah rambatan ke bangunan lain.

Lima menit kemudian, tepat pukul 07.45 WIB, api berhasil dipadamkan.

Proses pendinginan dan pengecekan menyeluruh dilakukan hingga pukul 08.00 WIB.

Korlap Damkar Kota Tasikmalaya, Hendrik Setiana, menyebutkan bahwa kecepatan respons menjadi kunci agar kebakaran tidak meluas.

“Begitu laporan masuk, petugas langsung bergerak. Pemadaman dan pengecekan dilakukan sesuai standar operasional prosedur untuk memastikan tidak ada titik api tersisa,” ujarnya.

Bangunan warung berukuran sekitar 2×3 meter tersebut dilaporkan mengalami kerusakan berat.

Api melalap hampir seluruh bagian bangunan —dari sisi depan hingga belakang, kiri dan kanan— sehingga tidak ada aset yang dapat diselamatkan.

Hingga kini, nilai kerugian material masih dalam proses pendataan.

Selain kerugian material, kebakaran ini juga menyebabkan satu orang mengalami luka bakar.

Korban bernama Epul segera dievakuasi dan dilarikan ke RS Jasa Kartini untuk mendapatkan perawatan medis.

0 Komentar