“Kebetulan ada laporan dari lembaga perempuan muslimah secara lisan, terkait adanya akun di Tiktok jasa sewa pacar,” ucapnya Rabu (7/1/2026).
Setelah menerima laporan tersebut, pihaknya coba langsung menelusuri dan ketika hendak masuk saat live namun tidak bisa alias ditolak (gagal).
Sehingga pihaknya berkoordinasi dengan Diskominfo, Satpol PP dan Polres Banjar untuk melakukan penelusuran terhadap akun tersebut.
Baca Juga:Saat Wali Kota dan Bupati Tasikmalaya Masuk dalam Satu Frame Bersama Presiden RI!Dana Desa 2026 Terjun Bebas, Kades Harus Putar Otak untuk Penuhi Usulan Masyarakat
“Kita sudah berkoordinasi, menurut anggota Satpol PP yang sudah mencoba katanya tidak bisa sembarang masuk (saat live) ke akun itu (sewa pacar),” jelasnya.
Diakuinya, pemilik akun tersebut bukan orang Banjar hanya saja sempat singgah di Kota Banjar untuk beraktivitas live di salah satu kedai kopi mencari mangsa.
Pihaknya mengkhawatirkan akun tersebut mengarah ke hal negatif, seperti open BO (booking order) ke arah prostitusi bahkan hingga mengarah ke tindakan TPPO.
“Kami khawatir diakses oleh anak dibawah umur, karena anak-anak jaman sekarang serba ingin tahu kan, jadi bahaya,” tegasnya.
Yang lebih mencengangkan lagi, jasa sewa pacar tersebut mengeluarkan pricelist (daftar sewa) dengan harga yang bervariasi tergantung kebutuhan yang diinginkan.
Misal, hanya sekedar chatting (kirim pesan) melalui media sosial (WhatsApp) per hari 26K atau Rp26 ribu, dan paling lama 30 hari sebesar 370K atau Rp370 ribu.
Selain itu, ada juga jasa lainnya seperti offline date (ketemuan) per dua jam sebesar 150K atau Rp150 ribu dan jika ingin nambah satu jam bayar lagi 100K atau Rp100 ribu.
Baca Juga:Sidang Duplik Selesai, Kelanjutan Nasib Terdakwa Endang Juta Ditentukan Pekan DepanKuota Dibeli Tapi Hangus Karna Dibatasi Masa Aktif, Masyarakat Priangan Timur Mengaku Rugi
“Kekhawatiran kami adanya akun tersebut, ada anak atau remaja yang mengakses dan ditakutkan ke hal negatif,” ujarnya.
Untuk mengakses akun tersebut, harus dilakukan pada malam hari karena biasanya suka live pada jam malam. (Anto Sugiarto)
