Relasi Kereta Api Garut–Jawa Tengah Masih Tanda Tanya, Minat Warga Tinggi tapi Kajian Ekonomi Jadi Penentu

Kereta Api Garut–Jawa Tengah
Suasana di kawasan Stasiun Kereta Api Garut yang berada di Kecamatan Garut Kota beberapa waktu lalu. (Agi Sugiana/Radartasik.id)
0 Komentar

Indikasi kuat minat masyarakat terlihat jelas saat libur Natal dan Tahun Baru 2025.

Dinas Perhubungan Kabupaten Garut mencatat adanya lonjakan signifikan jumlah penumpang, baik kedatangan maupun keberangkatan, sejak 22 Desember 2025 hingga awal Januari 2026.

Kenaikan ini menjadi sinyal bahwa kereta api semakin diminati sebagai moda transportasi utama, khususnya untuk perjalanan jarak menengah dan jauh.

Baca Juga:Dari Diplomasi ke Operasi Militer: Perubahan Sikap Trump terhadap Nicolas MaduroBenarkah Harga Cat Ditentukan oleh Warna Pilihan? Ini Penjelasan Teknis yang Jarang Dibahas

Kondisi tersebut juga kerap dijadikan salah satu variabel penting dalam kajian kelayakan pembukaan relasi baru.

Dari sisi masyarakat, wacana relasi KA Garut–Jawa Tengah disambut antusias.

Salah seorang warga Garut Kota, Muhamad Azi Zulhakim, menilai rencana tersebut sebagai kabar baik, terutama bagi warga yang gemar berwisata.

Ia menilai Yogyakarta sebagai salah satu tujuan favorit yang selama ini belum terhubung langsung dengan kereta api dari Garut.

Menurutnya, kehadiran relasi baru akan mempermudah mobilitas warga sekaligus menambah pilihan transportasi untuk liburan.

Ia juga berharap rencana ini tidak berhenti sebagai wacana, melainkan bisa segera direalisasikan agar masyarakat Garut memiliki akses kereta api yang lebih luas. (Agi Sugiana)

0 Komentar