Pascakecelakaan Angkot Tabrak Gerobak Lotek di Garut, Bagaimana Tanggapan Organda?

Angkot Tabrak Gerobak Lotek di Garut
Polisi memeriksa gerobak penjual lotek yang rusak ditabrak angkot di Jalan Cimanuk, Kabupaten Garut, Rabu, 7 Januari 2025. (Dok. Polres Garut)
0 Komentar

GARUT, RADARTASIK.ID – Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan angkutan kota (angkot) terjadi di Jalan Cimanuk, Garut, pada Rabu sore, 7 Desember 2026.

Sebuah angkot trayek 02 menabrak gerobak penjual lotek yang berada di bahu jalan, menyebabkan kerusakan parah pada gerobak dan melukai penjual lotek tersebut.

Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Garut mendesak agar peristiwa ini segera ditindaklanjuti dengan tegas.

Baca Juga:Dari Diplomasi ke Operasi Militer: Perubahan Sikap Trump terhadap Nicolas MaduroBenarkah Harga Cat Ditentukan oleh Warna Pilihan? Ini Penjelasan Teknis yang Jarang Dibahas

Kronologi Angkot Tabrak Gerobak Lotek di Garut

Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, saat angkot yang melaju dari arah Leuwi Daun menuju Maktal diduga hilang kendali dan menabrak gerobak lotek milik seorang pedagang yang sedang berjualan di pinggir jalan.

Menurut Kasat Lantas Polres Garut, AKP Aang Andi Suhandi, olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi-saksi mengungkapkan bahwa angkot tersebut keluar jalur ke kiri jalan, menabrak gerobak yang menyebabkan kerusakan berat pada gerobak dan luka pada korban.

Korban dalam peristiwa ini adalah Eti, seorang ibu rumah tangga berusia 56 tahun yang sehari-hari berjualan lotek di kawasan tersebut.

Ia segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Garut untuk mendapatkan perawatan medis.

Sopir Angkot Berusaha Melarikan Diri

Sopir angkot yang terlibat dalam kecelakaan tersebut sempat melarikan diri dari lokasi kejadian.

Namun, berkat upaya kepolisian, sopir berhasil diamankan oleh Polres Garut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Meskipun demikian, penyebab pasti kecelakaan ini, apakah karena faktor kelalaian, pengaruh alkohol, atau masalah teknis pada kendaraan, masih belum diketahui.

Baca Juga:Relasi Kereta Api Garut–Jawa Tengah Masih Tanda Tanya, Minat Warga Tinggi tapi Kajian Ekonomi Jadi PenentuSelain Jumlahnya Belum Ideal, PJU Baru di Kabupaten Garut Belum Semua Menyala

Tanggapan Organda dan Upaya Tindak Lanjut

Ketua DPC Organda Kabupaten Garut, Yudi Nurcahyadi, menyatakan, pihaknya telah menerima informasi terkait insiden tersebut.

”Memang pas kejadian kemarin kita mendapatkan informasi dari teman-teman di daerah kota bahwa ada angkot 02 yang menyeruduk tukang lotek di daerah Jalan Cimanuk,” katanya, Kamis, 8 Januari 2026.

Yudi mengaku telah menginstruksikan kelompok kerja Sub Unit Angkutan Umum Garut untuk segera menindaklanjuti kejadian ini.

Namun, ia juga menambahkan, hingga saat ini, pihaknya belum mendapatkan informasi terbaru mengenai perkembangan kejadian tersebut, termasuk apakah sopir angkot dalam kondisi mabuk saat kejadian. (Agi Sugiana)

0 Komentar