Gas Pol Awal Tahun! Diskominfo Kota Tasikmalaya Pertajam Evaluasi dan Support Visi Misi

evaluasi kinerja Diskominfo Kota Tasikmalaya awal 2026
Plt Kepala Diskominfo Kota Tasikmalaya, H Asep Maman Permana, saat memberikan arahan dalam briefing evaluasi program 2025 dan pemantapan rencana kerja 2026 di Aula Diskominfo, Rabu (7/1/2026). Diskominfo for Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Awal tahun 2026 dimanfaatkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tasikmalaya untuk bercermin.

Bukan sekadar tancap gas, tetapi juga membedah ulang kinerja tahun lalu yang dinilai masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah.

Melalui briefing internal di Aula Diskominfo, Rabu (7/1/2026), jajaran struktural hingga teknis diminta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program dan kegiatan sepanjang 2025.

Fokusnya jelas: memperbaiki yang bolong, menguatkan yang sudah berjalan.

Baca Juga:Parkir di Kota Tasikmalaya Masih Amburadul, Klaim Dishub Dinilai Jadi Aib PemkotAlhamdulillah! Gaji ASN dan Guru Mulai Cair, Pemkot Tasikmalaya Janji TPG-THR Dibayar Besok Kamis

Plt Kepala Diskominfo Kota Tasikmalaya H Asep Maman Permana menegaskan, evaluasi bukan agenda formalitas awal tahun.

Setiap bidang diminta jujur membaca capaian dan kekurangan, lalu merumuskan langkah korektif agar kinerja 2026 tidak mengulang pola lama.

“Program yang sudah baik tentu dipertahankan. Tapi yang belum maksimal harus segera dibenahi. Jangan sampai kesalahan yang sama terulang, karena target tahun ini jauh lebih berat,” tegas Asep.

Ia menyebut Diskominfo memegang peran strategis sebagai simpul informasi pemerintahan.

Karena itu, peningkatan performa tidak bisa ditawar, terutama dalam mendukung visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya.

Menurutnya, dukungan Diskominfo tidak hanya berhenti pada urusan publikasi.

Keterbukaan informasi publik, penguatan infrastruktur digital, hingga peningkatan literasi informasi masyarakat menjadi pekerjaan besar yang harus dijawab dengan kinerja nyata.

“Diskominfo harus memastikan informasi pembangunan tersampaikan dengan benar, cepat, dan bisa dipahami masyarakat. Apa yang sudah berjalan, yang sedang, maupun yang akan dilakukan pemerintah harus sampai ke publik,” terangnya.

Briefing tersebut juga menjadi momentum sinkronisasi antarbidang agar inovasi dan program 2026 tidak berjalan sendiri-sendiri.

Baca Juga:Tunjangan Guru PAI Kota Tasikmalaya Masih Tertahan, AGPAII Sebut Masalah Sinkronisasi KewenanganTransfer Tuntas, Pembayaran Tertunda: Banggar DPRD Kota Tasikmalaya Pasang Alarm

Target akhirnya satu: manfaat konkret yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Tasikmalaya, bukan sekadar laporan di atas kertas. (rls/firgiawan)

0 Komentar