RADARTASIK.ID – Drama Korea original Disney+ terbaru berjudul “Bloody Flower” resmi merilis poster dan teaser perdananya.
Drama thriller misteri Korea ini langsung mencuri perhatian karena mengangkat premis unik, yaitu seorang pembunuh berantai yang memiliki kemampuan menyembuhkan penyakit yang tidak dapat disembuhkan.
Sinopsis Bloody Flower
Drama Bloody Flower berfokus pada kisah sekelompok orang yang terjebak dalam pusaran kejahatan seorang pembunuh berantai misterius.
Baca Juga:Insentif Impor Dihentikan, Berikut Update Harga Mobil Listrik BYD di Tahun 2026Spesifikasi Lengkap Yangwang U7, Mobil Listrik Premium BYD dengan Jarak Tempuh 1.006 KM
Berbeda dari cerita kriminal pada umumnya, tokoh utama dalam drama ini justru memiliki kemampuan luar biasa di bidang medis, ia mampu menyembuhkan penyakit yang selama ini dianggap mustahil untuk diobati.
Konsep inilah yang menjadi daya tarik utama Bloody Flower.
Ryeoun sebagai Dokter Sekaligus Tersangka Pembunuhan
Dalam teaser yang dirilis, penonton diperkenalkan pada Lee Woo Gyeom (diperankan oleh Ryeoun).
Adegan pembuka menampilkan Woo Gyeom mengenakan pakaian bedah di ruang operasi, berjuang menyelamatkan nyawa pasien.
Namun suasana berubah drastis ketika adegan berikutnya memperlihatkan dirinya ditangkap sebagai tersangka pembunuh berantai.
Perpindahan cepat antara ruang operasi, pusat penahanan, dan ruang interogasi memperkuat nuansa misteri.
Konflik semakin kompleks dengan kehadiran dua karakter kunci lain.
Sung Dong Il berperan sebagai pengacara Park Han Joon, sosok yang membela Lee Woo Gyeom bukan semata demi keadilan, melainkan untuk menyelamatkan putrinya yang menderita penyakit serius.
Motif pribadi ini membuat posisinya berada di wilayah abu-abu antara hukum dan kepentingan keluarga.
Baca Juga:Inovasi Mobil Listrik, Baterai Solid-State Donut Lab Siap Produksi Massal, Cas Hanya 5 MenitToyota Resmi Luncurkan Mobil Listrik FAW-Toyota bZ3 Smart Home Edition
Di sisi berlawanan, Geum Sae Rok memerankan jaksa Cha Yi Yeon.
Ia bertekad menutup kasus ini dengan hukuman mati, mencerminkan sikap tegas penegak hukum yang menolak kompromi atas nama moral atau keajaiban medis.
Pertentangan antara Han Joon dan Yi Yeon menjadi salah satu poros utama konflik dalam drama Bloody Flower.
Tagline drama ini, “Pembunuhan untuk menyelamatkan dunia,” menjadi inti cerita sekaligus pemantik diskusi.
Teaser juga menampilkan demonstrasi medis yang bertujuan membuktikan keberadaan obat untuk penyakit tak tersembuhkan, serta konfrontasi intens di dalam dan luar ruang sidang.
