Prihatin Dana Desa 2026 Turun, Anggota DPRD Kota Banjar Bilang Begini

dana desa 2026
Kantor Desa Rejasari di Kota Banjar. Salah satu desa yang juga mengalami penurunan DD 2026. (Anto Sugiarto/radartasik.id)
0 Komentar

BANJAR, RADARTASIK.ID – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjar prihatin dengan turunnya Dana Desa (DD) tahun 2026 yang sangat signifikan.

“Itu dana desa (DD) tahun 2026 bukan turun, tapi dipotong banyak. Saya turut prihatin, dan sangat menyayangkan,” ucap Ketua Komisi I DPRD Kota Banjar H Annur, Rabu (7/1/2026).

Menurutnya, berdasarkan keterangan dari pemerintah pusat, pemotongan DD digunakan untuk pembangunan atau kegiatan di desa. Seperti Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), dan kegiatan lainnya.

Baca Juga:Sidang Duplik Selesai, Kelanjutan Nasib Terdakwa Endang Juta Ditentukan Pekan DepanKuota Dibeli Tapi Hangus Karna Dibatasi Masa Aktif, Masyarakat Priangan Timur Mengaku Rugi

“Kita sudah sampaikan, kalau bisa dana desa (DD) tahun ini sama seperti tahun 2025 kemarin. Kalau untuk pembangunan harusnya pemerintah pusat ambil anggaran dari yang lain, bukan dari DD,” jelasnya.

Namun ketika sudah jadi keputusan pemerintah pusat, pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Dia hanya berpesan kepada pemerintah desa agar memaksimalkan anggaran yang ada.

Pemerintah desa harus memprioritaskan kegiatan atau program yang akan dilaksanakan.

“Harus ada skala prioritas (program atau kegiatan) di tahun 2026 ini, dan tetap semangat membangun desa meski anggarannya dipotong,” jelasnya.

Pihaknya berharap, tahun depannya dana desa bisa kembali seperti semula. Jika dana desa turun signifikan, Musrenbangdes yang sudah dilakukan sebelumnya harus diubah. Disesuaikan dengan anggaran yang ada.

Diberitakan, sebelumnya pemerintah pusat secara resmi merilis besaran dana desa (DD) tahun 2026 bagi seluruh desa di Indonesia.

Kepala Desa Sinartanjung Asep Hendra mengaku miris dengan kondisi dana desa tahun 2026.

“Dana desa tahun 2025 kami menerima sebesar Rp939 juta, namun tahun ini (2026) hanya sekitar Rp310 jutaan,” ucapnya, Selasa (6/1/2026).

Baca Juga:Pesan Kapolres Faruk Rozi: Menjaga Tasikmalaya, Menjaga Hati!Belajar Move On dari Iwan Saputra!

Kepala Desa Kujangsari Ahmad Mujahid mengaku dana desa (DD) tahun 2026 terjun bebas.

“Dana desa (DD) tahun 2026 terjun bebas, tahun kemarin Rp1.489.161.000 dan tahun ini hanya Rp373 miliar,” ujarnya. (Anto Sugiarto)

0 Komentar