Paska Tragedi Sungai Cikalang, Verifikasi Bansos di Kota Tasikmalaya Dievaluasi

tragedi Sungai Cikalang Kota Tasikmalaya
Lurah Tugujaya Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya, Yanti Irma Damayanti menunjukkan titik lokasi selokan yang hendak dibenteng, Selasa (6/1/2026). Ayu Sabrina Barokah / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Peristiwa meninggalnya seorang anak berusia 6 tahun di Sungai Cikalang menjadi duka mendalam bagi warga Kota Tasikmalaya.

Di tengah cuaca ekstrem yang kerap terjadi, kejadian ini juga menjadi pengingat pentingnya keselamatan lingkungan serta ketertiban pelayanan publik di tingkat kelurahan.

Korban sebelumnya dilaporkan hilang di selokan dekat Kantor Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Baca Juga:Setor Harian Parkir Ternyata Masih Abu-abu, Jukir di Kota Tasikmalaya Mengaku Pola Lama Belum BerubahPelantikan Kepsek Tertahan, 29 Bakal Calon Kepala Sekolah di Kota Tasikmalaya Masih Menggantung

Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Lokasi kejadian diketahui kerap tergenang banjir, sehingga batas antara jalan dan selokan sulit dikenali.

Warga Perkuat Pengamanan Selokan

Sebagai langkah pencegahan, warga bersama aparat kelurahan bergotong royong membangun pembatas di sepanjang selokan, Selasa (6/1/2026).

Pembentengan ini diharapkan dapat memperjelas keberadaan saluran air dan mengurangi risiko kecelakaan, terutama di kawasan dengan aktivitas masyarakat yang cukup padat.

Lurah Tugujaya, Yanti Irma Damayanti, menjelaskan bahwa saat banjir, air selokan kerap meluap hingga menyatu dengan badan jalan tanpa penanda yang jelas.

“Ketika hujan deras, selokan dan jalan terlihat sama. Karena itu sekarang kami upayakan ada pembatas agar lebih aman,” ujarnya.

Pembentengan sepanjang sekitar 18 meter tersebut didukung oleh bantuan dana dari pihak Plaza Asia melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Pelayanan Verifikasi Bansos Dievaluasi

Baca Juga:Faruk Pamit dengan Jejak Emosional, Andi Purwanto Siap Jaga Ritme Kota TasikmalayaIni Rekam Jejak AKBP Andi Purwanto, Kapolres Tasikmalaya Kota yang Baru

Selain pembenahan lingkungan, kelurahan juga melakukan evaluasi terhadap pelayanan verifikasi data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang saat kejadian tengah berlangsung.

Proses tersebut dihentikan sementara untuk penataan ulang mekanisme pelayanan.

“Kami evaluasi dulu agar pelayanan lebih tertib dan terukur,” kata Yanti.

Evaluasi dilakukan bersama ketua RT dan RW, termasuk pengaturan ulang waktu pelayanan per KPM.

Verifikasi lanjutan akan kembali dilaksanakan setelah ada kesepakatan bersama melalui musyawarah RW.

Perhatian pada PJU dan CCTV

Yanti juga menyampaikan bahwa kondisi penerangan jalan umum (PJU) di sekitar lokasi masih perlu ditingkatkan.

Sementara itu, fasilitas CCTV di wilayah kelurahan belum tersedia secara khusus dan masih mengandalkan milik warga sekitar.

Ke depan, pihak kelurahan berencana melakukan pemetaan wilayah rawan bersama para ketua RW, termasuk pemasangan rambu peringatan dan upaya menjaga kebersihan saluran air.

0 Komentar