Inter Tak Puas dengan Tawaran Galatasaray, Frattesi Ngotot Pindah ke Juventus

Davide Frattesi
Davide Frattesi Foto: Tangkapan layar Instagram@davidefrattesi_22
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Masa depan Davide Frattesi di Inter Milan kian diliputi tanda tanya di bursa transfer Januari ini.

Meski belum mengajukan permintaan resmi untuk hengkang, gelandang timnas Italia itu disebut-sebut mulai mempertimbangkan opsi meninggalkan Giuseppe Meazza pada bursa transfer musim dingin.

Situasi ini muncul seiring minimnya menit bermain yang ia dapatkan sepanjang musim.

Baca Juga:Sulit Datangkan Raspadori atau Zirkzee, AS Roma Bidik Giovane dan Albert GudmundssonGagal Datangkan Joao Cancelo, Inter Incar Bek Sayap Fiorentina Incaran Napoli

Sinyal kemungkinan kepergian Frattesi sempat disampaikan langsung oleh Presiden Inter, Beppe Marotta.

Dalam wawancara jelang laga kontra Bologna, Marotta menegaskan bahwa klub selalu terbuka untuk berdiskusi jika ada pemain yang ingin mencari tantangan baru.

“Jika seorang pemain ingin pergi, kami akan mengevaluasi situasinya. Untuk saat ini Frattesi tidak secara terbuka meminta hengkang dan kami belum menerima tawaran resmi,” ujar Marotta.

Meski demikian, pintu negosiasi tidak sepenuhnya tertutup.

Di balik pernyataan diplomatis tersebut, Frattesi dikabarkan tidak puas dengan perannya.

Sejauh musim ini, ia hanya mengoleksi total 506 menit bermain di semua kompetisi dan belum mencetak satu gol pun.

Kondisi ini tentu mengkhawatirkan, terutama menjelang babak play-off Piala Dunia, di mana ia membutuhkan menit bermain reguler untuk menjaga tempatnya di tim nasional Italia.

Oleh karena itu, perubahan klub pada Februari mendatang bukanlah skenario yang mustahil.

Galatasaray menjadi klub paling agresif yang menunjukkan minat untuk memboyongnya.

Baca Juga:Liverpool Ijinkan Chiesa Gabung Juventus dengan Satu SyaratAC Milan vs Genoa: Pulisic Kirim Fullkrug ke Bangku Cadangan

Raksasa Turki tersebut telah mengajukan proposal personal kepada Frattesi berupa gaji €5 juta bersih per musim, atau sekitar Rp85 miliar, angka yang €2 juta lebih tinggi dari gajinya saat ini di Inter, yang berkisar €3 juta atau sekitar Rp51 miliar.

Sebuah tawaran yang dianggap sangat menggiurkan bagi sang pemain oleh media Italia.

Namun, masalah utama terletak pada kesepakatan antar klub. Galatasaray baru menawarkan skema pinjaman senilai €5 juta (sekitar Rp85 miliar) dengan opsi pembelian di akhir musim sebesar €30 juta, setara Rp510 miliar.

Skema tersebut belum memuaskan pihak Inter. Nerazzurri menilai proposal itu terlalu berisiko dan tidak memberikan kepastian finansial yang mereka inginkan.

0 Komentar