Salah Pilih Lokasi Bisa Bikin Boncos, Ini Rumus Investasi Kos-Kosan yang Jarang Dibahas

Investasi
Salah Pilih Lokasi Bisa Bikin Boncos, Ini Rumus Investasi Kos-Kosan yang Jarang Dibahas. Foto: Istimewa
0 Komentar

Kos dengan sistem campur terbukti memiliki potensi tarif sewa lebih tinggi dibanding kos satu gender.

Namun, aturan ini wajib dikonfirmasi sejak awal kepada RT dan RW agar tidak menimbulkan konflik.

Kesalahan kecil dalam tahap perizinan bisa berdampak besar pada nilai sewa tahunan.

Baca Juga:Harga Emas Lengkap Hari Ini! Antam Dan Perhiasan Dengan Berbagai KaratSamsung Galaxy Tab Active 5 Pro, Tablet Tangguh untuk Kerja Profesional dengan Stabilitas Tinggi

Selain itu, membangun kos di kawasan yang sudah terbentuk jauh lebih aman dibanding membuka area baru.

Spekulasi pembangunan kampus atau kawasan bisnis sering kali tidak berjalan sesuai rencana.

Akibatnya, kos yang terlanjur dibangun harus menunggu permintaan yang tidak kunjung datang.

Sebaliknya, kawasan kos yang sudah ramai menandakan demand nyata yang siap diserap pasar.

Persaingan di area matang justru mendorong kualitas dan profesionalisme pengelolaan.

Tren ekonomi menunjukkan generasi muda kini lebih memilih menyewa dibanding membeli properti.

Kondisi ini membuka peluang bisnis kos-kosan yang masih sangat luas dalam jangka panjang.

Namun, peluang tersebut hanya bisa dimanfaatkan oleh investor yang memahami data, bukan sekadar intuisi.

Baca Juga:Oppo Find X9s Tampil Lebih Efisien, Flagship Ringkas dengan Fokus di Sektor KameraGaji Pas-Pasan Tetap Bisa Tenang, Asal Tidak Terjebak Kesalahan Finansial In

Tanpa perencanaan matang, kos-kosan bisa berubah dari aset produktif menjadi beban finansial.

Oleh karena itu, belajar dari pengalaman pasar menjadi langkah paling rasional sebelum membangun.

Dengan strategi lokasi yang tepat, kos-kosan bukan hanya hunian, melainkan mesin pendapatan yang berkesinambungan.

0 Komentar