RADARTASIK.ID – Upaya Lazio untuk memboyong Ruben Loftus-Cheek dari AC Milan menemui hambatan serius.
Bukan semata soal angka di meja negosiasi, melainkan karena satu faktor kunci: Massimiliano Allegri.
Pelatih Rossoneri itu disebut menjadi “batu sandungan” utama dalam rencana Biancoceleste mendatangkan gelandang asal Inggris tersebut pada bursa transfer.
Baca Juga:Usai Amankan Guido Rodriguez, Juventus Buru Federico Chiesa dan Mantan Kapten AC MilanDaftar Striker Incaran Lazio Usai Jual Taty Castellanos: Dari Giacomo Raspadori hingga Ricardo Mathias
Masa depan Loftus-Cheek memang tengah menjadi perbincangan hangat di bursa transfer musim dingin kali ini.
Sejak Allegri kembali menukangi AC Milan, gelandang berpostur tinggi besar itu justru mendapatkan peran penting dalam proyek teknis sang pelatih.
Loftus-Cheek tidak hanya menjadi bagian dari rotasi lini tengah, tetapi juga kerap dimaksimalkan dalam berbagai peran—mulai dari mezzala, second striker, hingga titik tumpu serangan dalam formasi 3-5-2 yang dirancang Allegri.
Di sisi lain, ketertarikan Lazio bukanlah rumor baru. Maurizio Sarri, yang pernah bekerja sama dengan Loftus-Cheek saat masih di Chelsea, ingin kembali bereuni.
Di bawah Sarri, Loftus-Cheek sempat menjalani salah satu periode terbaik dalam kariernya, baik dari segi kontribusi gol maupun konsistensi performa.
Tak heran jika pelatih asal Tuscany itu menjadikan sang pemain sebagai target utama untuk memperkuat lini tengah Lazio.
Secara finansial, Lazio sebenarnya memiliki ruang gerak. Penjualan Mateo Guendouzi ke Fenerbahce dikabarkan hampir rampung, sementara kepergian Taty Castellanos telah menghasilkan dana sekitar €30 juta, atau setara Rp516 miliar (kurs Rp17.200 per euro).
Baca Juga:Daftar Calon Pelatih Manchester United Usai Pecat Amorim: Enzo Maresca Favorit, Zidane Jadi ImpianDitawari Naik Gaji Hampir Dua Kali Lipat, Frattesi Mau Pindah ke Galatasaray
Dengan kondisi tersebut, Biancoceleste dinilai cukup kredibel untuk membuka negosiasi dengan Milan.
Masalah mulai muncul ketika pembahasan menyentuh gaji pemain.
Saat ini, Loftus-Cheek menerima gaji pokok sekitar €4 juta per musim, atau sekitar Rp68,8 miliar, angka yang dianggap terlalu tinggi oleh manajemen Lazio.
Klub ibu kota Italia itu disebut mencoba menyiasati dengan proposal gaji lebih rendah, ditambah bonus besar yang dikaitkan dengan performa individu dan pencapaian tim.
Kontak antara Lazio dan agen Loftus-Cheek memang telah terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Namun, di sisi lain, AC Milan tidak berada dalam posisi terdesak untuk menjual. Kontrak sang pemain masih berlaku hingga 30 Juni 2027, sehingga Rossoneri tidak memiliki urgensi finansial untuk melepasnya dalam waktu dekat.
