SUARA DARI PRIANGAN TIMUR
Beberapa pengguna telepon seluler di wilayah Priangan Timur juga mengakui, masalah “kuota internet hangus” telah menghilangkan hak mereka dalam hal memanfaatkan kuota yang telah dibeli. Hal ini dikarenakan pembatasan waktu penggunaan dan tidak ada akumulasi ketika masa aktif diperpanjang padahal kuota yang sebelumnya belum sepenuhnya digunakan.
Salah satu pengguna, Yulia (28), seorang guru, mengaku pernah mendapati sisa kuota internet yang tidak lagi bisa digunakan setelah masa aktif paket berakhir. Menurutnya, penggunaan internet sehari-hari yang relatif wajar kerap tidak sebanding dengan sistem masa aktif paket yang berlaku.
“Biasanya masih ada sisa kuota, tapi begitu masa aktifnya habis, kuotanya sudah tidak bisa dipakai lagi,” ujarnya.
Baca Juga:Belajar Move On dari Iwan Saputra!Replik Jaksa, Tuntutan Endang Juta Tetap 5 Tahun Penjara
Pengalaman serupa disampaikan Amalia (40), ibu rumah tangga. Ia mengatakan sisa kuota internet yang dimilikinya kerap hangus meskipun masih tercatat tersedia. Kondisi tersebut, menurutnya, cukup merugikan konsumen karena kuota yang telah dibayar tidak dapat dimanfaatkan sepenuhnya.
“Sering begitu. Kadang masih ada kuota, tapi sudah tidak bisa dipakai karena waktunya habis,” katanya.
Selain persoalan kuota hangus, Amalia juga mengeluhkan kualitas jaringan yang dinilainya tidak selalu stabil dalam beberapa waktu terakhir. Gangguan jaringan tersebut, menurutnya, turut mengurangi manfaat paket data yang dimiliki.
“Kadang-kadang sinyalnya juga jelek. Jadi kuota belum habis, tapi internetnya sudah susah dipakai,” ujarnya.
Ia berharap ke depan penyedia layanan dapat menerapkan kebijakan yang lebih fleksibel dan mudah dipahami pelanggan.
“Kalau bisa, sisa kuota jangan dihanguskan, tapi ditambahkan ke kuota berikutnya. Terus kuotanya juga jangan dibagi-bagi,” katanya.
Keluhan terkait kuota hangus tidak hanya dirasakan pengguna layanan operator lain. Sova (32), seorang karyawati pengguna layanan provider warna kuning mengatakan sisa kuota internet pada umumnya akan hangus jika tidak digunakan hingga masa aktif berakhir.
Baca Juga:Enan Berkenan!Saat Stadion Mangunrenja Menjadi Cermin Pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya!
“Rata-rata sekarang memang begitu. Kalau masih ada sisa kuota biasanya tetap hangus,” ucapnya.
Sementara itu, Ruskanto, seorang petugas keamanan di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Tasikmalaya yang menggunakan layanan provider lainnya juga mengaku kaget lantaran sisa kuotanya selalu hangus.
